BeritaInternasional

IPO SpaceX Pecahkan Rekor, Valuasi Tembus US$2 Triliun di Nasdaq

Avatar photo
11
×

IPO SpaceX Pecahkan Rekor, Valuasi Tembus US$2 Triliun di Nasdaq

Sebarkan artikel ini
IPO SpaceX Pecahkan Rekor, Valuasi Tembus US Triliun di Nasdaq


PRESSCORNER.ID – JAKARTA. Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, mencatat salah satu momentum paling bersejarah di pasar modal global. Dalam debut perdagangannya di Nasdaq, SpaceX disebut berada di jalur untuk menembus valuasi lebih dari US$2 triliun, menjadikannya salah satu perusahaan publik paling bernilai di dunia.

Langkah ini menandai salah satu IPO terbesar dalam sejarah Wall Street, sekaligus menguji kesiapan infrastruktur perdagangan global menghadapi lonjakan minat investor yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Saham Melonjak 30% di Hari Perdana

Saham SpaceX diperkirakan dibuka di level sekitar US$175 per saham, atau naik sekitar 30% dari harga IPO sebesar US$135. Lonjakan ini mencerminkan tingginya antusiasme investor terhadap perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk tersebut.

Dengan penjualan saham senilai US$75 miliar, SpaceX langsung memiliki valuasi awal sekitar US$1,77 triliun, menjadikannya salah satu perusahaan terbesar di Amerika Serikat sejak hari pertama perdagangan.

IPO Terbesar dalam Sejarah Pasar Modal

IPO ini melampaui rekor sebelumnya, termasuk penawaran saham raksasa seperti Saudi Aramco pada 2019. Lonjakan minat investor membuat bursa dan pelaku pasar bersiap menghadapi potensi volume transaksi luar biasa besar.

Bursa Nasdaq sendiri diperkirakan menunda pembukaan perdagangan penuh hingga pertengahan sesi, guna menyeimbangkan permintaan beli dan jual.

Nasdaq menegaskan bahwa proses pembukaan dilakukan secara hati-hati untuk menghindari gangguan teknis seperti yang pernah terjadi pada IPO besar sebelumnya.

“Musk Premium” dan Euforia Investor

Analis menilai debut SpaceX sangat dipengaruhi oleh apa yang disebut sebagai “Musk premium”, yakni valuasi tinggi yang diberikan investor terhadap perusahaan yang terasosiasi dengan Elon Musk.

Seorang analis pasar modal global, Samuel Kerr, menyebut: “Kami memperkirakan SpaceX akan langsung mengalami lonjakan perdagangan akibat hype dari transaksi ini, mungkin lebih dari 20%. Jika lebih rendah dari itu, justru akan membuat saya khawatir.”

Dari Kerugian ke Valuasi Triliunan Dolar

Meski memiliki valuasi raksasa, laporan keuangan SpaceX menunjukkan tantangan fundamental. Perusahaan ini disebut masih mencatat kerugian hampir US$5 miliar tahun lalu, dengan pendapatan yang masih relatif kecil dibanding perusahaan teknologi besar lain.

Namun investor tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang, terutama dari bisnis satelit Starlink dan peluncuran roket komersial.

SpaceX bahkan mengklaim memiliki peluang pasar hingga US$28,5 triliun, mencakup industri luar angkasa, konektivitas global, dan layanan orbit.

Dampak ke Pasar dan Dana Investasi Global

Dengan potensi masuk ke indeks besar seperti Nasdaq 100, saham SpaceX diperkirakan akan menjadi komponen penting dalam portofolio ETF dan dana pasif global.

Sementara itu, reaksi pasar juga mulai terlihat di sektor luar angkasa. Saham perusahaan seperti Intuitive Machines, Planet Labs, dan Satellogic dilaporkan melemah akibat rotasi dana investor ke SpaceX.

Dominasi SpaceX tidak lepas dari persaingan dengan pemain besar lain, termasuk perusahaan milik Jeff Bezos, Blue Origin. Kompetisi ini diperkirakan akan semakin ketat dalam perebutan kontrak pemerintah dan komersialisasi ruang angkasa.

Selain itu, pasar teknologi global juga tengah menanti IPO perusahaan kecerdasan buatan seperti OpenAI dan Anthropic, yang disebut akan menjadi gelombang berikutnya setelah SpaceX.

Tesla dan Efek Kekayaan Elon Musk

Keberhasilan IPO SpaceX semakin memperkuat posisi Elon Musk sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia bisnis. Sebelumnya, perusahaan mobil listrik Tesla juga menjadi pilar utama kekayaannya.

Seorang eksekutif investasi menyebut: “Saya memberi SpaceX peluang sukses hanya 10% pada awalnya,” ungkap Elon Musk dalam sebuah pernyataan di Texas menjelang pembukaan perdagangan.

Meski euforia tinggi, sejumlah analis mengingatkan bahwa valuasi SpaceX sangat menantang secara fundamental. Dengan rasio harga terhadap pendapatan mencapai hampir 94 kali, sebagian pihak menilai saham ini sudah “priced in” ekspektasi pertumbuhan besar di masa depan.

Morningstar bahkan menilai valuasi yang lebih wajar berada di sekitar US$780 miliar, jauh di bawah harga pasar saat ini.