PRESSCORNER.ID – Coinbase berencana memangkas sekitar 14% tenaga kerjanya secara global atau setara sekitar 700 karyawan.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi restrukturisasi untuk menekan biaya sekaligus memposisikan bisnis di era kecerdasan buatan (AI).
Melansir Reuters Selasa (5/5/2026), manajemen menyebut proses pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut ditargetkan rampung pada kuartal II-2026.
Seiring dengan langkah tersebut, Coinbase memperkirakan akan menanggung biaya restrukturisasi sekitar US$ 50 juta hingga US$ 60 juta.
Beban ini terutama berasal dari pesangon karyawan dan kompensasi penghentian kerja lainnya, yang sebagian besar akan dibukukan pada kuartal II-2026.
Di sisi pasar, saham Coinbase justru menguat. Dalam perdagangan prapembukaan (premarket), saham perusahaan tercatat naik sekitar 4,66%.
Langkah efisiensi ini mencerminkan upaya perusahaan untuk menyesuaikan struktur biaya di tengah dinamika industri kripto sekaligus memperkuat daya saing melalui pemanfaatan teknologi AI.











