PRESSCORNER.ID – Peluang Manchester City untuk mempertahankan gelar Premier League kian menipis. Pelatih Pep Guardiola mengakui perburuan gelar kini tidak lagi berada di tangan timnya usai hasil imbang dramatis 3-3 melawan Everton, Senin (4/5/2026).
“Sekarang tidak lagi di tangan kami. Sebelumnya iya, sekarang tidak,” ujar Guardiola dilansir dari Reuters.
Hasil tersebut membuat City gagal memaksimalkan peluang menyamai poin pemuncak klasemen, Arsenal. The Citizens kini tertinggal lima poin, meski masih memiliki satu laga tunda.
City sejatinya sempat berada di jalur kemenangan. Namun, laga berlangsung sengit hingga akhirnya Jérémy Doku mencetak gol penyeimbang pada menit ke-97, sekaligus gol keduanya dalam pertandingan tersebut.
Guardiola mengaku timnya sudah tampil maksimal meski gagal mengamankan tiga poin.
“Lebih baik daripada kalah, tapi tentu kami ingin menang. Kami sudah mencoba segalanya,” katanya.
Sementara itu, penyerang andalan Erling Haaland yang mencetak gol pada menit ke-83 tetap menunjukkan optimisme. “Kami masih dalam persaingan,” ucapnya.
Dengan empat pertandingan tersisa, City masih memiliki peluang matematis, namun harus berharap Arsenal terpeleset.
Setelah menghadapi Brentford, City akan melawan Crystal Palace, Bournemouth, dan Aston Villa.
Di sisi lain, Arsenal dinilai memiliki jadwal lebih ringan dengan menghadapi West Ham United, Burnley, dan Palace.
Meski peluang juara liga menipis, City masih berpeluang meraih treble domestik. Mereka telah menjuarai Piala Liga pada Maret lalu dan akan menghadapi Chelsea di final FA Cup Final pada 16 Mei mendatang.











