BeritaInternasional

Rencanakan IPO, Cerebras Incar Valuasi Mencapai US$ 26,62 Miliar

Avatar photo
5
×

Rencanakan IPO, Cerebras Incar Valuasi Mencapai US$ 26,62 Miliar

Sebarkan artikel ini
Rencanakan IPO, Cerebras Incar Valuasi Mencapai US$ 26,62 Miliar


PRESSCORNER.ID – NEW YORK. Cerebras mengincar valuasi mencapai $26,62 miliar lewat penawaran umum perdana alias initial public offering (IPO) di bursa saham Amerika Serikat (AS). Perusahaan pesaing Nvidia ini berniat menjual 28 juta saham.

Reuters melaporkan, Senin (4/5/2026), Cerebras mematok kisaran harga penawaran awal sahamnya di US$ 115 hingga US$ 125 per saham. Dengan demikian, perusahaan yang berbasis di Sunnyvale, California, ini berpotensi mengumpulkan dana US$ 3,50 miliar dalam aksi korporasi ini.

Cerebras dikenal dengan cip mesin skala wafer, yang dirancang untuk mempercepat pelatihan dan inferensi model AI besar. Produk tersebut menempatkan Cerebras bersaing langsung dengan Nvidia dan perusahaan perangkat keras AI lainnya.

“Dengan menghadirkan komputasi dan memori besar-besaran ke dalam satu keping silikon dan mengintegrasikannya ke dalam sistem dan tumpukan perangkat lunak yang dirancang khusus, kami memberikan kecepatan AI yang luar biasa bagi pelanggan di lokasi dan melalui cloud,” kata Cerebras.

Cerebras menggelar IPO di tengah meningkatnya belanja perusahaan untuk infrastruktur akal imitasi (AI), yang mendorong permintaan cip canggih dan memicu minat investor terhadap sektor ini. Ini adalah upaya kedua Cerebras untuk go public. Sebelumnya, Cerebras menarik pengajuan IPO pada Oktober tahun lalu.

Lonjakan adopsi AI telah memicu peningkatan tajam permintaan akan cip berkinerja tinggi yang dibutuhkan untuk melatih dan menjalankan model kompleks. Produsen cip termasuk salah satu perusahaan yang untung besar dari fenomena ini, dengan Nvidia memimpin.

“Nvidia tetap dominan sebagai pemimpin pasar untuk inferensi AI serta infrastruktur pelatihan, namun, Cerebras menawarkan gagasan bahwa ada ruang bagi perusahaan cip spesialis jika mereka dapat menawarkan kecepatan atau keunggulan biaya yang jelas,” kata Lukas Muehlbauer, Associate IPOX Research, dikutip Reuters, Senin (4/5/2026).

Awal tahun ini, Cerebras sukses mengumpulkan US$ 1 miliar dalam putaran pendanaan tahap akhir, yang dipimpin oleh raksasa investasi teknologi Tiger Global. Putaran pendanaan tersebut menjadikan valuasi perusahaan tersebut mencapai US$ 23 miliar. Pendukung lainnya dalam putaran tersebut termasuk Benchmark, Fidelity Management Altimeter, AMD, dan Coatue.

Selain itu, Cerebras juga sukses membuat kesepakatan jangka panjang dengan OpenAI senilai lebih dari US$ 20 miliar. Perusahaan induk ChatGPT setuju untuk mengerahkan 750 megawatt daya komputasi AI berkecepatan tinggi milik Cerebras.

Analis juga menyambut baik rencana IPO Cerebras ini. Para analis menilai, sektor-sektor seperti AI dan keuangan akan menonjol karena relatif terlindungi dari gangguan rantai pasok dan tekanan harga yang berasal dari volatilitas pasar minyak.

“Cerebras adalah kesepakatan penting bagi pasar IPO sebagai ujian apakah investor publik siap untuk mendanai perusahaan infrastruktur AI dengan pertumbuhan tinggi setelah awal tahun yang lebih lemah,” kata Muehlbauer.