PRESSCORNER.ID – JAKARTA. Pemerintah China dilaporkan tengah memperketat aturan terhadap investasi asing, khususnya dari Amerika Serikat, di sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Kebijakan ini berpotensi memengaruhi aliran modal global ke perusahaan teknologi China, terutama startup AI yang sedang berkembang pesat.
Mengutip laporan Bloomberg pada Jumat, regulator China berencana melarang perusahaan teknologi terkemuka, termasuk startup AI, untuk menerima pendanaan dari investor AS tanpa persetujuan pemerintah.
Beberapa regulator utama, termasuk National Development and Reform Commission (NDRC), disebut telah menginstruksikan sejumlah perusahaan teknologi swasta agar menolak investasi dari AS dalam putaran pendanaan, kecuali telah mendapatkan izin resmi.
Startup AI Jadi Sasaran Utama
Laporan tersebut menyebut bahwa sejumlah startup AI, seperti Moonshot AI dan StepFun, termasuk di antara perusahaan yang menerima arahan tersebut. Langkah ini mencerminkan meningkatnya pengawasan pemerintah terhadap sektor teknologi strategis, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan kecerdasan buatan.
Selain itu, perusahaan teknologi besar ByteDance—induk dari platform media sosial populer TikTok—juga dilaporkan diminta untuk tidak mengizinkan penjualan saham sekunder kepada investor AS tanpa persetujuan regulator.











