BeritaInternasional

Elon Musk Gelontorkan US$800.000 untuk Kandidat Republik pada Pemilu Sela AS

Avatar photo
9
×

Elon Musk Gelontorkan US$800.000 untuk Kandidat Republik pada Pemilu Sela AS

Sebarkan artikel ini
Elon Musk Gelontorkan US0.000 untuk Kandidat Republik pada Pemilu Sela AS


PRESSCORNER.ID – NEW YORK. Pendiri SpaceX dan salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk, kembali meningkatkan keterlibatannya dalam politik Amerika Serikat (AS).

Dalam beberapa hari terakhir, Musk melalui super PAC miliknya, America PAC, telah menggelontorkan lebih dari US$800.000 untuk mendukung lebih dari selusin kandidat Partai Republik dalam persaingan ketat menuju pemilihan umum sela atau midterm elections 2026.

Dana tersebut digunakan untuk membiayai berbagai materi kampanye, termasuk surat langsung (direct mail) dan perlengkapan kampanye lainnya bagi kandidat Partai Republik yang menghadapi persaingan ketat dalam pemilu yang akan berlangsung pada 3 November mendatang.

America PAC sebelumnya memiliki dana sekitar US$50 juta yang berasal dari Musk. Dalam laporan yang diajukan pada Rabu malam, 2 September, komite politik tersebut mengungkapkan untuk pertama kalinya pengeluaran mereka untuk pemilu 2026. Fokus awal pengeluaran tersebut berada di Texas dan sejumlah negara bagian yang menjadi medan pertarungan politik (battleground states).

Reuters melaporkan pada Juli lalu bahwa America PAC diperkirakan akan memainkan peran besar dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih Partai Republik. Strategi yang disiapkan mencakup pengerahan petugas dari rumah ke rumah, iklan digital, hingga kampanye surat langsung menjelang pemilu.

Menurut New York Times, America PAC memiliki target pendanaan hingga US$120 juta.

Juru bicara America PAC menolak memberikan komentar pada Kamis. Sementara itu, SpaceX belum segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Texas Jadi Fokus Utama Pengeluaran Elon Musk

Texas menjadi negara bagian dengan alokasi pengeluaran terbesar dari America PAC. Negara bagian tersebut memiliki arti penting bagi Musk karena menjadi lokasi kantor pusat SpaceX serta sejumlah fasilitas roket dan Starlink milik perusahaan tersebut.

Salah satu penerima dukungan terbesar adalah Jaksa Agung Texas Ken Paxton. Sejak 20 Agustus, kampanye Paxton untuk kursi Senat AS telah menerima dukungan senilai US$247.595 dari Musk.

Paxton dari Partai Republik menghadapi kandidat Partai Demokrat James Talarico dalam persaingan yang diperkirakan berlangsung ketat. Berdasarkan pelacak pemilu Nate Silver, Silver Bulletin, Talarico tercatat unggul tipis dalam sejumlah jajak pendapat publik sejak pertengahan April.

Setelah Paxton, penerima dukungan terbesar berikutnya adalah Senator AS dari Partai Republik Susan Collins dari Maine. Berdasarkan dokumen pengajuan America PAC, kampanye Collins menerima US$170.224.

Collins merupakan ketua Komite Anggaran Senat AS (Senate Appropriations Committee), komite yang memiliki kewenangan penting dalam mengawasi dan menentukan belanja federal. Ia menghadapi persaingan ketat dengan kandidat Partai Demokrat Troy Jackson.

Elon Musk Dukung Kandidat di Ohio

America PAC juga mengeluarkan dana cukup besar di Ohio. Komite tersebut mencetak materi kampanye senilai US$105.675 untuk mendukung Senator Republik Jon Husted.

Husted menghadapi persaingan berat untuk mempertahankan kursinya dari mantan Senator Demokrat Sherrod Brown.

Seperti Collins, Husted juga merupakan anggota Komite Anggaran Senat. Posisi tersebut menjadi sorotan karena komite memiliki peran dalam menentukan pendanaan sejumlah kontrak pemerintah yang bernilai besar bagi SpaceX.

Selain Husted, dokumen America PAC menunjukkan Musk turut memberikan dukungan kepada Senator Republik dari Alaska, Dan Sullivan.

Sullivan merupakan anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat (Senate Armed Services Committee). Komite tersebut mengawasi Departemen Pertahanan AS dan berbagai proyek yang melibatkan perusahaan-perusahaan milik Musk di bidang antariksa, satelit, serta kecerdasan buatan.

PAC Elon Musk Sasar Sejumlah Anggota DPR AS

Dukungan America PAC tidak hanya menyasar kandidat Senat. Dalam pemilihan anggota DPR AS, PAC milik Musk juga memberikan dukungan kepada sejumlah anggota parlemen yang duduk di Komite Angkatan Bersenjata, Komite Hubungan Luar Negeri, dan Komite Keamanan Dalam Negeri.

Beberapa nama yang tercatat menerima dukungan tersebut antara lain anggota DPR dari Partai Republik Scott Perry dan Ryan Mackenzie dari Pennsylvania, Tom Kean dari New Jersey, Jennifer Kiggans dari Virginia, Mike Lawler dari New York, serta Derrick Van Orden dari Wisconsin.

Posisi mereka di sejumlah komite strategis menjadi penting bagi perusahaan-perusahaan Musk karena sejumlah komite tersebut dapat bersinggungan dengan aktivitas bisnis maupun kontrak pemerintah yang melibatkan perusahaan miliknya.

Dokumen pengeluaran America PAC yang dirilis pada Rabu malam menunjukkan seluruh pengeluaran yang dilaporkan masuk dalam kategori “printing” atau pencetakan.

Pengeluaran tersebut diperkirakan digunakan untuk berbagai kebutuhan kampanye seperti surat langsung, kartu pos, selebaran yang digantung di pintu rumah, materi kampanye untuk kegiatan dari rumah ke rumah, papan kampanye di halaman rumah, dan berbagai materi serupa.

Demokrat Kritik Keterlibatan Elon Musk

Besarnya pengeluaran America PAC memicu kritik dari kubu Partai Demokrat.

Salah satu kritik datang dari anggota DPR AS Chris Pappas, yang berdasarkan jajak pendapat diperkirakan menjadi kandidat unggulan dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk kursi Senat New Hampshire pekan depan.

Jika memenangkan pemilihan pendahuluan tersebut, Pappas akan berhadapan dengan mantan Senator Republik John Sununu, yang kembali mencalonkan diri untuk kursi yang pernah didudukinya.

America PAC diketahui telah mengeluarkan lebih dari US$90.000 untuk materi kampanye yang menentang Pappas. Pappas sebelumnya dikenal sebagai salah satu pengkritik keras Musk terkait kiprahnya dalam menjalankan Department of Government Efficiency.

“MAGA Republicans seperti Elon Musk berusaha membeli kursi Senat ini untuk John Sununu karena mereka tahu dia akan menjadi pendukung penuh bagi agenda beracun Donald Trump,” kata Manajer kampanye Pappas, Rachel Petri.

Kantor Sununu tidak memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters.

Kampanye Republik Bantah Koordinasi dengan Super PAC

Sementara itu, juru bicara anggota DPR AS Ryan Mackenzie mengatakan bahwa tim kampanye Mackenzie tidak pernah berkomunikasi dengan super PAC mana pun, termasuk America PAC milik Musk, terkait pengeluaran kampanye yang terkoordinasi.

Juru bicara tersebut, Arnaud Armstrong, mengatakan Mackenzie merupakan pendukung reformasi pemerintahan.

“Memimpin upaya untuk menindak perdagangan saham oleh anggota Kongres, menghadapi perusahaan-perusahaan besar, dan meminta pertanggungjawaban perusahaan teknologi besar,” ujar Armstrong.

Juru bicara Husted menolak memberikan komentar. Sementara itu, perwakilan kandidat Partai Republik lainnya yang disebut dalam laporan tersebut belum segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar.