Presscorner.id – Semifinal Piala Dunia FIFA 2026 antara Prancis dan Spanyol bukan sekadar duel dua raksasa sepak bola modern. Pertandingan ini merupakan babak terbaru dari rivalitas yang telah berlangsung selama 104 tahun, sejak kedua negara pertama kali bertemu pada 30 April 1922 di Bordeaux, Prancis.
Dalam laga perdana tersebut, Spanyol menang telak 4-0, mengawali era dominasi La Roja pada dekade awal rivalitas kedua negara. Selama lebih dari satu abad, pertemuan Prancis dan Spanyol telah menjadi salah satu duel klasik sepak bola Eropa yang melahirkan banyak momen bersejarah.
Berawal dari Dominasi Spanyol
Menurut catatan resmi Real Federación Española de Fútbol (RFEF), empat pertemuan pertama seluruhnya dimenangkan Spanyol.
Hasil-hasil itu antara lain:
- 1922: Prancis 0-4 Spanyol
- 1923: Spanyol 3-0 Prancis
- 1927: Prancis 1-4 Spanyol
- 1929: Spanyol 8-1 Prancis
Kemenangan 8-1 pada 1929 hingga kini masih menjadi salah satu kemenangan terbesar Spanyol atas Prancis dalam sejarah.
Baru Bertemu di Laga Resmi Setelah 62 Tahun
Menariknya, meski telah lama saling berhadapan, kedua negara baru bertemu dalam pertandingan resmi pada 1984.
Sebelumnya, seluruh duel mereka hanya berlangsung dalam laga persahabatan.
Pertemuan resmi pertama terjadi pada final Piala Eropa (Euro) 1984 di Paris. Bermain di kandang sendiri, Prancis yang dipimpin Michel Platini menang 2-0 dan meraih gelar Eropa pertamanya. Kekalahan itu menjadi salah satu luka terbesar Spanyol di ajang internasional.
Sama-Sama Pernah Menjadi Raja Dunia
Rivalitas ini semakin menarik karena kedua negara sama-sama pernah menjadi juara dunia.
- Prancis menjadi juara Piala Dunia pada 1998 dan 2018.
- Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010, sekaligus melengkapi era keemasan setelah menjuarai Euro 2008 dan 2012.
Di level Eropa, keduanya juga termasuk tim tersukses.
Spanyol kini mengoleksi empat gelar Euro (1964, 2008, 2012, 2024), sementara Prancis dua kali menjadi juara (1984 dan 2000).
Statistik Berimbang, tetapi Spanyol Unggul Tipis
Hingga menjelang semifinal Piala Dunia 2026, kedua negara telah bertemu 38 kali.
Rekornya:
- Spanyol menang 18 kali
- Prancis menang 13 kali
- 7 pertandingan berakhir imbang
Meski Spanyol unggul secara keseluruhan, Prancis memiliki catatan lebih baik di putaran final Piala Dunia. Satu-satunya pertemuan mereka di Piala Dunia terjadi pada babak 16 besar edisi 2006, ketika Les Bleus menang 3-1 sebelum akhirnya melaju hingga final.
Generasi Berganti, Rivalitas Tetap Hidup
Selama lebih dari satu abad, rivalitas ini selalu menghadirkan pemain-pemain besar.
Prancis pernah diperkuat nama-nama legendaris seperti Michel Platini, Zinedine Zidane, Thierry Henry, Antoine Griezmann, hingga Kylian Mbappé.
Di kubu Spanyol, muncul generasi Luis Suárez Miramontes, Emilio Butragueño, Fernando Torres, Xavi Hernández, Andrés Iniesta, David Villa, hingga kini Lamine Yamal dan Rodri.
Kini, tongkat estafet rivalitas berada di tangan generasi baru. Di satu sisi ada Mbappé yang memburu final Piala Dunia ketiga beruntun bersama Prancis, sementara di sisi lain Lamine Yamal berusaha membawa Spanyol kembali menjadi juara dunia setelah 16 tahun penantian.
Semifinal yang Lebih dari Sekadar Tiket Final
Semifinal Piala Dunia 2026 menjadi babak terbaru dalam rivalitas panjang dua negara yang telah berlangsung selama 104 tahun.
Bagi Spanyol, kemenangan akan mempertegas dominasi mereka dalam beberapa tahun terakhir setelah menyingkirkan Prancis di semifinal Euro 2024 dan UEFA Nations League 2025.
Sementara bagi Prancis, laga ini menjadi kesempatan membalas dua kekalahan beruntun sekaligus menambah satu bab baru dalam rivalitas klasik yang telah menjadi bagian penting sejarah sepak bola Eropa.











