BeritaInternasional

Rusia Sebut Jalan Menuju Perdamaian dengan Ukraina Masih Sangat Panjang

Avatar photo
11
×

Rusia Sebut Jalan Menuju Perdamaian dengan Ukraina Masih Sangat Panjang

Sebarkan artikel ini
Rusia Sebut Jalan Menuju Perdamaian dengan Ukraina Masih Sangat Panjang


PRESSCORNER.ID – JAKARTA. Pemerintah Rusia menyatakan bahwa Amerika Serikat tengah berupaya mempercepat tercapainya kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Ukraina. Namun, Kremlin menilai proses menuju perjanjian damai masih akan berlangsung panjang karena kompleksitas persoalan yang dihadapi kedua pihak.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan penyelesaian konflik Ukraina melibatkan banyak detail rumit sehingga tidak mudah mencapai titik temu dalam waktu singkat.

“Dapat dipahami bahwa pihak Amerika sedang terburu-buru,” kata Peskov kepada reporter televisi pemerintah Rusia, Pavel Zarubin, pada Sabtu (9/5/2026).

“Namun, persoalan penyelesaian konflik Ukraina terlalu kompleks, dan untuk mencapai kesepakatan damai masih membutuhkan perjalanan yang sangat panjang dengan berbagai rincian yang rumit,” lanjutnya.

Sebelumnya, Rusia dan Ukraina pada Jumat (8/5/2026) mengonfirmasi kesepakatan gencatan senjata selama tiga hari yang dimediasi Amerika Serikat. Gencatan senjata tersebut berlangsung mulai 9 Mei hingga 11 Mei 2026.

Presiden AS, Donald Trump, berharap masa penghentian sementara pertempuran itu dapat diperpanjang guna membuka peluang negosiasi damai yang lebih luas.

Perang Rusia-Ukraina sendiri telah berlangsung lebih dari empat tahun. Konflik tersebut menjadi salah satu perang terbesar di Eropa dalam beberapa dekade terakhir dan telah menimbulkan korban besar di kedua belah pihak serta mengguncang stabilitas geopolitik global.

Dalam beberapa kesempatan, Trump berulang kali menyatakan keinginannya untuk mengakhiri perang Ukraina. Ia bahkan menyebut konflik tersebut sebagai perang yang “bodoh” dan “gila” karena menyebabkan kerugian manusia yang sangat besar.