PRESSCORNER.ID – Tim nasional Brasil memastikan tiket ke babak gugur Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C, Rabu (24//20266).
Bermain di hadapan 64.478 penonton di Miami Stadium, Brasil tampil dominan dengan mengandalkan ketajaman Vinicius Jr yang mencetak dua gol.
Laga ini juga menjadi momen spesial dengan kembalinya Neymar ke timnas Brasil setelah hampir tiga tahun absen akibat cedera.
Hasil tersebut membuat skuad asuhan Carlo Ancelotti finis sebagai juara Grup C dengan koleksi tujuh poin.
Vinicius kini menjadi salah satu kandidat kuat top skor turnamen. Penyerang Real Madrid itu telah mencetak empat gol sepanjang turnamen, sejajar dengan Kylian Mbappé dan Erling Haaland, serta hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi.
“Kami bermain baik, mirip seperti saat menghadapi Haiti, tetapi kali ini tampil lebih komplet. Ada banyak hal positif, termasuk tidak kebobolan. Kehadiran Neymar juga sangat penting bagi kami,” ujar Ancelotti.
Brasil Unggul Cepat
Brasil langsung menekan sejak awal pertandingan dan membuka keunggulan pada menit ketujuh.
Kesalahan bek Skotlandia Scott McKenna dalam menghalau bola dimanfaatkan Rayan yang kemudian memberikan umpan kepada Vinicius.
Penyerang berusia 25 tahun itu dengan tenang melewati kiper Angus Gunn sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Brasil sempat mencetak gol kedua sebelum jeda minum melalui Vinicius. Namun, gol tersebut dianulir VAR karena pelanggaran pemain Brasil dalam proses terjadinya gol.
Dominasi Selecao akhirnya kembali berbuah gol menjelang turun minum. Bruno Guimaraes mengirim umpan silang ke tiang jauh yang disambut sundulan Vinicius untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Cunha Lengkapi Kemenangan
Memasuki babak kedua, Brasil semakin percaya diri dan terus menguasai jalannya pertandingan.
Gol ketiga lahir melalui kombinasi apik lini tengah Brasil. Guimaraes mencatat assist keduanya dalam laga ini setelah memberikan umpan matang kepada Matheus Cunha yang sukses menuntaskannya menjadi gol.
“Itu seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Kami terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan dan ingin meraih target utama, yaitu memenangkan gelar keenam Brasil,” kata Cunha.
Neymar Kembali Merumput
Sorotan lain dalam pertandingan ini adalah kembalinya Neymar ke lapangan bersama timnas Brasil.
Pemain berusia 34 tahun itu masuk sebagai pemain pengganti dan langsung mendapat sambutan meriah dari suporter Brasil. Dalam waktu sekitar 13 menit di lapangan, Neymar mampu menciptakan tiga peluang dan menunjukkan tanda-tanda kebugarannya mulai pulih.
Di sisi lain, Skotlandia kesulitan membongkar pertahanan Brasil. Kiper Alisson Becker hanya mendapat sedikit ancaman dan berhasil menjaga gawangnya tetap perawan hingga laga berakhir.
Pelatih Skotlandia Steve Clarke mengaku kecewa dengan performa timnya.
“Kami memberikan mereka gol dan pertandingan yang mereka inginkan. Tentu kami kecewa,” ujarnya.
Meski kalah, Skotlandia masih memiliki peluang lolos ke babak gugur melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Namun, mereka harus menunggu hasil pertandingan grup lain dengan modal tiga poin dan selisih gol minus tiga.











