Olahraga

Ari Ashari Ilham Nahkodai KBI Makassar, Fokus Pembinaan Atlet dan Penguatan Organisasi

Avatar photo
4
×

Ari Ashari Ilham Nahkodai KBI Makassar, Fokus Pembinaan Atlet dan Penguatan Organisasi

Sebarkan artikel ini
Ari Ashari Ilham Nahkodai KBI Makassar, Fokus Pembinaan Atlet dan Penguatan Organisasi


Presscorner.id — Ari Ashari Ilham terpilih sebagai Ketua Umum Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Makassar periode 2026–2030 dalam Musyawarah Kota (Muskot) KBI Makassar yang digelar di Hotel Almadera, Makassar, Rabu (30/9/2026).

Muskot tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus KBI Kota Makassar periode 2026–2030. Kegiatan dihadiri perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar, Ketua KONI Kota Makassar Ismail, serta Carateker dan Pejabat Sementara KBI Makassar Abd Chalik Suang.

Ari Ashari Ilham yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar selanjutnya akan memimpin organisasi tersebut untuk periode empat tahun.

KONI Minta Kepengurusan Cabor Dipercepat

Muskot dibuka Ketua Umum KONI Kota Makassar Ismail. Ia meminta proses musyawarah dan pembentukan kepengurusan cabang olahraga dipercepat karena persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) semakin dekat.

“Percepat musyawarahnya, percepat pengurusan/kepengurusannya. Begitu ada SK keluar, kita langsung berikan, proposalnya yang masuk. Karena kalau berhitung-hitung, tinggal sebulan untuk Porprov,” katanya.

Ismail juga menyampaikan bahwa KONI Makassar melakukan pembenahan tata kelola organisasi, termasuk mekanisme administrasi dan penggunaan anggaran.

Menurutnya, pengajuan dari setiap cabang olahraga harus mengikuti prosedur administrasi yang telah ditetapkan. Ia meminta proses tersebut tidak berlangsung berlarut-larut agar kebutuhan cabor dan atlet dapat segera ditindaklanjuti.

“Saya sudah kasih ultimatum di KONI, satu kali 24 jam di atas mejanya ini yang tanda tangan, kalau tidak tanda tangan, saya ganti. Harus percepat demi untuk cabor-cabor dan atletnya,” ujar Ismail.

Ia juga menekankan transparansi dan kehati-hatian dalam penggunaan anggaran olahraga.

“Gunakanlah anggaran-anggaran ini sesuai dengan fungsinya masing-masing,” katanya.

KONI Makassar Targetkan 200 Medali Emas

Dalam kesempatan tersebut, Ismail menyampaikan dukungan Pemkot Makassar terhadap persiapan kontingen menghadapi Porprov yang akan digelar di Bone dan Wajo.

Ia menyebut KONI Makassar menargetkan 200 medali emas dalam ajang tersebut.

Menurut Ismail, pemerintah daerah telah memberikan dukungan anggaran untuk persiapan kontingen Makassar.

“Kami target 200 emas di Bone dengan Wajo. Dengan anggaran cukup yang diberikan Pemerintah Kota hari ini, kami dikasih anggaran itu 25 miliar, Pak. 24 ya? 24 miliar, Pak, kami dikasih,” katanya.

Ari Fokus Pembinaan Atlet Sejak Usia Dini

Setelah terpilih, Ari Ashari Ilham menyampaikan sejumlah agenda yang akan menjadi fokus kepengurusan KBI Makassar periode 2026–2030.

Ia menyebut ada tiga fokus utama, yakni pembinaan atlet sejak usia dini, peningkatan prestasi, serta penguatan organisasi dan sinergi.

“Kickboxing bukan hanya tentang kekuatan fisik dan kemampuan bertarung. Lebih dari itu, kickboxing mengajarkan kedisiplinan, sportivitas, keberanian, rasa hormat, dan serta pengendalian diri,” kata Ari.

Untuk pembinaan atlet usia dini, Ari berencana memperluas pengenalan olahraga kickboxing ke sekolah-sekolah di Kota Makassar.

Menurutnya, pengenalan olahraga dan bela diri sejak usia dini juga dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan perundungan di lingkungan anak dan remaja.

“Karena kita melihat bahwa kita juga akan melakukan pencegahan dini terkait bullying di Kota Makassar, sehingga kita mau anak-anak kita dipersiapkan ilmu bela dirinya sejak dini,” katanya.

Target Tingkatkan Prestasi Atlet

Fokus berikutnya adalah meningkatkan prestasi atlet KBI Makassar.

Ari mengatakan kepengurusan baru akan mempersiapkan atlet agar dapat bersaing dalam berbagai kejuaraan, mulai tingkat provinsi hingga internasional.

“Oleh karenanya, saya selalu berpesan kepada teman-teman pengurus KBI Kota Makassar, kita tidak cari uang di sini. Kita justru mencari bagaimana caranya atlet kita ini bisa ditingkatkan perhatiannya,” tegasnya.

Ia juga memastikan program-program yang telah berjalan dengan baik akan dilanjutkan, sementara kekurangan dalam kepengurusan sebelumnya akan dibenahi.

“Kami tidak akan bikin malu, kami akan mengharumkan nama baik KBI di Kota Makassar. Tentunya apa yang sudah baik kami akan melanjutkan, tetapi apa yang menjadi kekurangan-kekurangan tentunya akan kami tambal dan kami akan maksimalkan, insya Allah,” kata Ari.

Perkuat Organisasi dan Sinergi

Fokus ketiga adalah penguatan organisasi dan sinergi antara pengurus, pelatih, atlet, KONI, pemerintah daerah serta pihak lain yang mendukung perkembangan kickboxing.

Ari menyambut komitmen KONI Makassar untuk memperbaiki tata kelola organisasi dan memastikan kebutuhan cabang olahraga disampaikan melalui perencanaan yang matang.

“Jadi saya sampaikan bahwa teman-teman di KBI Makassar tentunya tidak akan bermain-main dengan anggaran yang diberikan oleh KONI, justru kami akan memikirkan bagaimana caranya untuk tambah,” katanya.

Ia berharap KBI Makassar tidak hanya menjadi organisasi yang menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui olahraga, kedisiplinan dan pembentukan karakter.