PRESSCORNER.ID – SEOUL. Pasar saham Korea Selatan kembali melemah pada perdagangan pagi ini sejalan dengan pasar regional setelah Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh membuat komentar hawkish yang memperkuat ekspektasi bank sentral akan menaikkan suku bunga bulan depan.
Senin (31/8/2026) pukul 08.30 WIB, indeks acuan KOSPI turun 167,29 poin atau 2,46% ke 6.621,59.
Sementara itu, won Korea Selatan tercatat menguat, dengan imbal hasil obligasi acuan naik
Di antara saham-saham kelas berat indeks, saham pembuat chip Samsung Electronics turun 2,72%, dan saham pesaingnya SK Hynix ambles 3,27%.
Saham pembuat baterai LG Energy Solution turun 0,54% dan saham Hyundai Motor dan produsen mobil Kia Corp masing-masing melemah 0,50% dan naik 0,31%.
Saham produsen baja POSCO Holdings juga merosot 0,74%. Sementara, saham produsen obat Samsung BioLogics turun 0,81%.
The Fed akan “memiliki pekerjaan yang harus dilakukan” jika para pengambil kebijakan tidak mendapatkan keyakinan yang mereka perlukan bahwa inflasi sedang menuju ke 2%, Warsh mengatakan pada hari Jumat, semakin dekat dengan pengakuannya bahwa kenaikan suku bunga mungkin diperlukan untuk mengurangi tekanan harga.
Dari total 908 saham yang diperdagangkan, 133 saham menguat, dan 746 melemah.
Asing melakukan jual bersih saham senilai 347,2 miliar won.
Won dihargai 1.377,3 per dolar AS di platform penyelesaian dalam negeri, 0,16% lebih tinggi dari penutupan sebelumnya di 1.379,5.
Dalam perdagangan luar negeri, won dikutip pada 1.376,6 per dolar AS, turun 0,0% pada hari itu, sementara dalam perdagangan forward non-deliverable, kontrak satu bulannya dikutip pada 1.376,1.
Indeks KOSPI telah meningkat 57,13% sepanjang tahun ini dan Won telah menguat 4,5% terhadap dolar sepanjang tahun ini.
Di pasar uang dan utang, obligasi negara berjangka tiga tahun bulan September turun 0,09 poin menjadi 103,25. Imbal hasil obligasi negara Korea bertenor tiga tahun yang paling likuid naik 3,7 basis poin menjadi 3,835%, sedangkan imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun naik 2,0 basis poin menjadi 4,294%.











