PRESSCORNER.ID – JAKARTA. Minat investasi asing ke Indonesia tetap mengalir di tengah kondisi pasar keuangan yang belum sepenuhnya stabil. Salah satu yang terbaru datang dari perusahaan cloud berbasis kecerdasan buatan (AI), CoreWeave, yang berencana membangun tiga fasilitas data center di Indonesia dengan total kapasitas listrik terkontrak mencapai 360 megawatt (MW).
CoreWeave menyebut ketiga fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2028 dan akan menjadi ekspansi pertama perusahaan di kawasan Asia-Pasifik. Perusahaan juga menyatakan akan memiliki dan mengoperasikan sendiri lingkungan komputasi di ketiga fasilitas tersebut.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan











