BeritaInternasional

Bursa Australia Terkoreksi Senin (17/8), Kinerja NAB dan JB Hi-Fi Tekan Pasar

Avatar photo
8
×

Bursa Australia Terkoreksi Senin (17/8), Kinerja NAB dan JB Hi-Fi Tekan Pasar

Sebarkan artikel ini
Bursa Australia Terkoreksi Senin (17/8), Kinerja NAB dan JB Hi-Fi Tekan Pasar


PRESSCORNER.ID – Bursa saham Australia melemah pada perdagangan Senin (17/8/2026), tertekan sejumlah laporan kinerja perusahaan yang mengecewakan, termasuk National Australia Bank (NAB) dan JB Hi-Fi.

Penurunan tersebut mengimbangi penguatan saham pertambangan dan energi.

Melansir Reuters, Indeks S&P/ASX 200 turun 0,3% menjadi 9.084,10 pada pukul 00.53 GMT. Indeks acuan tersebut sebelumnya telah merosot 1,6% sepanjang pekan lalu.

Musim laporan keuangan Australia memasuki pekan ketiga dengan tekanan terhadap saham perbankan.

Saham NAB sempat anjlok 4,8% setelah bank tersebut mencatat penurunan 15% pada aplikasi kredit pemilikan rumah di Australia pada kuartal III dibandingkan kuartal sebelumnya.

Kinerja tersebut menekan indeks sektor perbankan Australia yang turun 1%. Dari kelompok empat bank terbesar Australia, hampir seluruhnya berada di zona merah, kecuali Commonwealth Bank of Australia yang bergerak datar.

NAB menjadi bank besar terakhir yang menyelesaikan musim laporan keuangan Agustus.

Kinerja perbankan Australia dibayangi kekhawatiran bahwa pencabutan sejumlah insentif pajak investasi properti yang menguntungkan dapat menekan laba dan pertumbuhan kredit.

Saham Tambang dan Emas Menguat

Berbeda dengan sektor perbankan, saham pertambangan justru menguat hingga 1,5% setelah harga bijih besi naik pada perdagangan Jumat.

Saham-saham perusahaan tambang emas juga mencatat penguatan. Indeks saham emas naik 2,4%, seiring harga emas yang berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan.

Saham Evolution Mining naik hingga 2,1%, sedangkan Northern Star Resources menguat hingga 2%.

Sektor energi juga ikut menguat sekitar 1% setelah harga minyak mentah berjangka naik lebih dari US$ 1 per barel pada Jumat.

Namun, sentimen risiko investor tetap terbatas karena perundingan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran serta lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz masih terhenti. Belum terlihat adanya kesepakatan untuk mengakhiri konflik.

Saham JB Hi-Fi Tertekan

Sementara itu, saham peritel elektronik JB Hi-Fi berada di jalur untuk mencatat penurunan harian terburuk sejak akhir Maret 2020.

Tekanan terjadi setelah penjualan total bisnis JB Hi-Fi di Australia turun 0,5% pada bulan pertama tahun fiskal 2027.

Di Selandia Baru, indeks acuan S&P/NZX 50 turun 0,1% menjadi 13.837.

Saham produsen susu a2 Milk anjlok hingga 10,2% setelah perusahaan melaporkan penurunan laba tahunan sebesar 44%.