BeritaSulawesi SelatanSulsel

Siapa Haji Jojon? Crazy Rich Makassar yang Maju sebagai Calon Ketua IMI Sulsel

Avatar photo
7
×

Siapa Haji Jojon? Crazy Rich Makassar yang Maju sebagai Calon Ketua IMI Sulsel

Sebarkan artikel ini
Siapa Haji Jojon? Crazy Rich Makassar yang Maju sebagai Calon Ketua IMI Sulsel


Presscorner.id — Nama Haji Jojon kembali menjadi perhatian publik Sulawesi Selatan. Pengusaha yang kerap dijuluki Crazy Rich Makassar itu kini disebut-sebut siap maju sebagai calon kandidat ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan.

Di kalangan pebisnis, Haji Jojon dikenal sebagai sosok yang membangun usahanya dari sektor pertambangan. Namanya semakin dikenal luas setelah menghadiahkan sebuah Lamborghini Revuelto kepada putranya, Qansa Alrifaat Najmuddin, saat berulang tahun ke-9. Nilai mobil sport tersebut diperkirakan mencapai Rp22 miliar hingga Rp25 miliar.

Namun, di balik citra sebagai pengusaha sukses, perjalanan Haji Jojon tidak hanya berkaitan dengan dunia bisnis. Ia memiliki rekam jejak panjang di dunia olahraga otomotif yang kini kembali menjadi perhatian.

Pernah Menjadi Pembalap

Tidak banyak yang mengetahui bahwa Haji Jojon pernah aktif sebagai pembalap motor saat masih berusia sekitar 25 tahun. Ketika itu, ia membela PPP Racing Team di Kolaka.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa dunia otomotif bukan hal baru baginya. Hubungannya dengan balap telah terjalin jauh sebelum dikenal sebagai pengusaha.

Selain pengalaman di lintasan, Haji Jojon juga pernah menjabat sebagai Bendahara Umum KONI Sulawesi Selatan. Posisi itu memberinya pengalaman dalam pengelolaan organisasi olahraga, mulai dari pembinaan atlet, pengelolaan anggaran, hingga koordinasi dengan berbagai cabang olahraga.

Siap Nahkodai IMI Sulsel

Dalam beberapa pekan terakhir, nama Haji Jojon mencuat sebagai salah satu figur yang dipersiapkan untuk memimpin IMI Sulsel.

Jika terpilih, ia akan melanjutkan tradisi kepemimpinan IMI Sulsel yang selama ini banyak diisi tokoh berlatar belakang pengusaha, pembalap, maupun politisi.

Sebelumnya, IMI Sulsel pernah dipimpin Subhan Aksa, yang dikenal sebagai pengusaha sekaligus pereli nasional. Setelah itu, kepemimpinan berlanjut kepada H. Rusdi Masse, yang juga memiliki latar belakang pengusaha dan hobi otomotif.

Di tingkat nasional, pola serupa juga terlihat dalam kepemimpinan IMI. Organisasi tersebut pernah dipimpin Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebelum kini berada di bawah kepemimpinan Moreno Soeprapto, mantan pembalap nasional dan internasional.

Modal Pengusaha dan Jaringan

Sebagai pengusaha, Haji Jojon dinilai memiliki modal penting untuk mengembangkan olahraga otomotif yang dikenal membutuhkan biaya besar.

Penyelenggaraan kejuaraan, pembinaan atlet, dukungan terhadap klub, hingga pengembangan sirkuit membutuhkan pendanaan dan jejaring yang kuat.

Selain aktif di dunia usaha, Haji Jojon juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kadin Sulawesi Selatan serta dipercaya sebagai Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan.

Ia juga disebut memiliki hubungan baik dengan sejumlah tokoh otomotif nasional, termasuk Ketua Umum IMI Pusat Moreno Soeprapto. Jaringan tersebut dinilai menjadi modal untuk memperkuat posisi IMI Sulsel di tingkat nasional.

Usung Semangat Kolaborasi

Dalam proses pencalonannya, Haji Jojon memperoleh dukungan dari puluhan klub otomotif di Sulawesi Selatan.

Ia mengusung visi “Bersama untuk Sebuah Prestasi”, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus, klub, atlet, dan seluruh komunitas otomotif.

Visi tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan di IMI Sulsel tidak hanya berbicara mengenai kemampuan finansial, tetapi juga membangun ekosistem otomotif yang mampu melahirkan prestasi.

Apabila dipercaya memimpin IMI Sulsel, tantangan terbesar Haji Jojon bukan sekadar menggelar lebih banyak event balap. Ia juga diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas kompetisi, memperluas kolaborasi dengan komunitas, serta membawa olahraga otomotif Sulawesi Selatan semakin kompetitif di tingkat nasional. (*)