BeritaSulawesi SelatanSulsel

Bagaimana Program MYP Sulsel Menggerakkan Ekonomi Desa? Sekjen APDESI Soroti Dampak Infrastruktur

Avatar photo
6
×

Bagaimana Program MYP Sulsel Menggerakkan Ekonomi Desa? Sekjen APDESI Soroti Dampak Infrastruktur

Sebarkan artikel ini
Bagaimana Program MYP Sulsel Menggerakkan Ekonomi Desa? Sekjen APDESI Soroti Dampak Infrastruktur


Presscorner.id – Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan dinilai mulai memberikan dampak nyata terhadap pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan konektivitas, produktivitas pertanian, dan perputaran ekonomi di tingkat pedesaan.

Penilaian tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Wahyudin Mapparenta, yang mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dalam mempercepat pembangunan infrastruktur melalui skema Multi Years Project (MYP).

Menurutnya, pembangunan jalan dan irigasi yang dilakukan melalui program tersebut telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.

“Saya sangat mengapresiasi program pembangunan dari Pak Gubernur. Banyak ruas jalan di daerah yang kini dalam kondisi mulus dan nyaman dilalui masyarakat,” ujar Wahyudin di Makassar, Rabu (5/8/2026).

Jalan Mulus Percepat Perputaran Ekonomi Desa

Wahyudin menilai pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi desa.

Akses jalan yang lebih baik mempercepat distribusi hasil pertanian, perikanan, dan komoditas lainnya dari desa menuju pusat perdagangan sehingga biaya logistik dapat ditekan dan waktu tempuh menjadi lebih efisien.

Menurutnya, kondisi tersebut pada akhirnya akan meningkatkan daya saing produk masyarakat desa sekaligus memperkuat roda perekonomian lokal.

Irigasi Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Selain pembangunan jalan, Wahyudin juga menyoroti manfaat rehabilitasi dan pembangunan jaringan irigasi yang menjadi bagian dari Program MYP Sulsel.

Ia mengatakan, irigasi yang lebih baik memungkinkan lahan pertanian yang sebelumnya bergantung pada curah hujan memperoleh pasokan air secara lebih optimal.

“Irigasi yang membaik membuat sawah-sawah petani teraliri air secara optimal. Lahan yang tadinya merupakan daerah tadah hujan kini bisa teraliri air dengan baik. Hal ini tentu mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Dengan ketersediaan air yang lebih stabil, produktivitas pertanian diharapkan meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

MYP Sulsel Fokus pada Infrastruktur Strategis

Sebagai informasi, Program Multi Years Project (MYP) Sulsel mengalokasikan anggaran sekitar Rp3,7 triliun yang bersumber dari efisiensi APBD Sulawesi Selatan.

Skema pembiayaan multiyears tersebut difokuskan untuk mempercepat pembangunan sejumlah infrastruktur strategis, di antaranya:

  • Peningkatan dan pembangunan jalan provinsi.
  • Rehabilitasi serta pembangunan jaringan irigasi.
  • Pembangunan dua rumah sakit regional di Kabupaten Gowa dan Kabupaten Luwu.

Melalui skema tersebut, pemerintah berharap pembangunan proyek-proyek prioritas dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

APDESI: Pembangunan Menjawab Kebutuhan Dasar Masyarakat

Wahyudin menilai arah pembangunan yang dijalankan Pemprov Sulsel telah menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.

Menurutnya, keberadaan jalan yang layak, irigasi yang memadai, serta fasilitas kesehatan yang lebih dekat akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

“Jalan yang mulus memicu mobilitas, irigasi yang baik meningkatkan produksi pertanian, dan fasilitas kesehatan yang dekat memudahkan pelayanan. Ini bentuk pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan rakyat,” katanya.

KTNA Dorong MYP Menjangkau Jalan Produksi Pertanian

Dukungan terhadap Program MYP juga datang dari Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulawesi Selatan), Muhammad Yunus.

Ia menilai program tersebut telah memberikan manfaat bagi petani dan nelayan di berbagai daerah.

“Program MYP terhadap petani dan nelayan di Sulsel manfaatnya luar biasa dan dinikmati semua warga,” ujar Yunus.

Meski demikian, ia berharap pemerintah juga memberikan perhatian terhadap pembangunan jalan tani atau jalan produksi agar proses pengangkutan hasil pertanian menjadi lebih mudah dan efisien.

Menurutnya, infrastruktur jalan produksi akan memperkuat manfaat program pembangunan yang selama ini telah berjalan.

Infrastruktur Dinilai Menjadi Fondasi Pertumbuhan Desa

Pembangunan infrastruktur tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka akses terhadap pelayanan publik, memperlancar distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Karena itu, dukungan dari berbagai organisasi masyarakat, termasuk APDESI dan KTNA, menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur melalui Program MYP dipandang sebagai salah satu instrumen penting dalam mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.


Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan keterangan resmi narasumber dan informasi mengenai Program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Analisis dalam artikel difokuskan pada dampak pembangunan infrastruktur terhadap konektivitas dan ekonomi desa. Redaksi akan memperbarui artikel apabila terdapat data, klarifikasi, atau informasi resmi terbaru dari pihak terkait.