PRESSCORNER.ID – Posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA menghadapi tekanan yang semakin besar menjelang pemilihan presiden FIFA pada awal 2027.
Dalam beberapa pekan terakhir, gelombang penolakan terhadap kepemimpinannya terus meluas dari konfederasi sepak bola hingga mantan pemain top dunia.
Sejumlah pihak secara terbuka mempertanyakan kepemimpinan Infantino menyusul kontroversi terkait proposal FIFA Forward Enterprise (FFE), yang dinilai tidak melalui proses tata kelola organisasi secara semestinya.
Berikut adalah pihak yang kini terang-terangan menentang Gianni Infantino.
1. UEFA
Di bawah kepemimpinan Presiden UEFA Aleksander Ceferin, konfederasi sepak bola Eropa itu berulang kali menyampaikan penolakan terhadap arah kepemimpinan Infantino.
UEFA bahkan meminta 55 asosiasi anggotanya menarik kembali dukungan yang sebelumnya diberikan kepada Presiden FIFA tersebut dan mengirimkan surat resmi berisi penolakan.
2. CONCACAF
Gelombang penolakan juga datang dari Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF).
Organisasi ini menyatakan keberatan terhadap proses pengajuan proposal FFE yang dinilai tidak memenuhi prinsip tata kelola organisasi. Dalam pernyataan resminya, CONCACAF mengaku memiliki kekhawatiran serius terhadap minimnya proses konsultasi sebelum proposal tersebut diajukan.
Presiden CONCACAF Victor Montagliani disebut tengah mempersiapkan diri untuk maju sebagai kandidat Presiden FIFA pada pemilihan Maret 2027.
3. Sejumlah Pejabat Internal FIFA
Salah satu sosok yang ikut bersuara adalah Mattias Grafstrom, Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Swedia yang sebelumnya dikenal dekat dengan Infantino.
Dalam surat elektronik internal yang kemudian beredar di media, Grafstrom menyebut polemik tersebut telah menyeret para pejabat FIFA ke dalam situasi yang “menyedihkan” dan sulit diterima.
4. AFC
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) awalnya menyampaikan kekecewaan atas cara proposal FFE dipublikasikan sebelum dibahas melalui mekanisme organisasi.
Setelah proposal itu akhirnya ditarik, AFC kembali mengeluarkan pernyataan yang lebih tegas. Konfederasi tersebut menyebut polemik ini harus menjadi momentum untuk memperkuat reformasi kelembagaan di FIFA.
Meski beberapa negara Asia masih memberikan dukungan kepada Infantino, mayoritas anggota AFC disebut menginginkan perubahan dalam tata kelola organisasi.
5. Presiden Federasi Sepak Bola Yordania
Presiden Federasi Sepak Bola Yordania, Ali Bin Al Hussein, menjadi salah satu tokoh yang melontarkan tudingan paling keras terhadap kepemimpinan Gianni Infantino.
Melalui media sosial, ia mengungkapkan federasinya masih menunggu sejumlah pembayaran dari FIFA terkait penyelenggaraan kompetisi.
Selain itu, Yordania disebut harus menanggung beban pajak dari pemerintah Amerika Serikat selama mengikuti Piala Dunia.
Ali Bin Al Hussein juga mengklaim pernah mendapat pesan bahwa dukungan terhadap pencalonan kembali Infantino akan membantu penyelesaian persoalan yang dihadapi federasinya.
6. Luis Figo
Gelombang kritik terhadap Gianni Infantino semakin meluas setelah legenda Portugal dan Real Madrid, Luis Figo, ikut mendesak Presiden FIFA tersebut untuk mundur.
Melalui media sosial, Figo menilai Infantino gagal menjaga integritas jabatan Presiden FIFA dan justru mencederai kepercayaan yang sebelumnya diberikan kepadanya.
Pernyataan Figo menambah daftar tokoh sepak bola yang secara terbuka meminta perubahan kepemimpinan di organisasi sepak bola tertinggi dunia.











