BeritaSulawesi SelatanSulsel

Kapan Bulan Purnama Agustus 2026? Catat Tanggal, Jam Puncak dan Fenomena Langit yang Menyertainya

Avatar photo
4
×

Kapan Bulan Purnama Agustus 2026? Catat Tanggal, Jam Puncak dan Fenomena Langit yang Menyertainya

Sebarkan artikel ini
Kapan Bulan Purnama Agustus 2026? Catat Tanggal, Jam Puncak dan Fenomena Langit yang Menyertainya


Presscorner.id – Kapan bulan purnama Agustus 2026? Pertanyaan mengenai jadwal bulan purnama mulai menarik perhatian setelah fase purnama terakhir terjadi pada penghujung Juli.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui jadwal berikutnya, bulan purnama pada Agustus 2026 akan terjadi pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fase purnama mencapai puncaknya pada pukul 11.18 WIB.

Saat fase tersebut terjadi, jarak Bumi dan Bulan tercatat sekitar 390.398 kilometer.

Namun ada fakta menarik pada purnama kali ini. Pada tanggal yang sama juga terjadi Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026.

Sayangnya, masyarakat Indonesia tidak berada di wilayah yang dapat menyaksikan fenomena gerhana tersebut.

Jadwal Bulan Purnama Agustus 2026

BMKG mencatat empat fase utama Bulan sepanjang Agustus 2026.

Siklus tersebut dimulai dengan fase perempat akhir dari siklus sebelumnya, kemudian Bulan baru, perempat pertama hingga akhirnya kembali mencapai purnama.

Beberapa tanggal penting yang dapat dicatat adalah:

  • 6 Agustus 2026: perempat akhir, pukul 09.21 WIB
  • 13 Agustus 2026: Bulan baru, pukul 00.36 WIB
  • 20 Agustus 2026: perempat pertama, pukul 09.46 WIB
  • 28 Agustus 2026: bulan purnama, pukul 11.18 WIB

Siklus fase Bulan rata-rata berlangsung sekitar 29,53 hari dari satu Bulan baru menuju Bulan baru berikutnya.

Mengapa Puncak Purnama Terjadi Siang Hari?

Waktu puncak pukul 11.18 WIB mungkin memunculkan pertanyaan: mengapa bulan purnama justru terjadi ketika Indonesia sedang siang?

Purnama merupakan fase astronomis, bukan istilah yang menunjukkan waktu Bulan terlihat paling terang pada malam hari.

Fase Bulan terjadi akibat perubahan posisi relatif Matahari, Bumi dan Bulan. Cahaya Bulan yang terlihat dari Bumi sendiri merupakan pantulan cahaya Matahari.

Karena itu, momen puncak fase purnama dapat terjadi kapan saja, termasuk ketika wilayah Indonesia sedang mengalami siang hari.

Masyarakat tidak harus melihat Bulan tepat pukul 11.18 WIB untuk menikmati penampakannya. Di sekitar tanggal purnama, Bulan tetap terlihat sangat terang dan hampir sepenuhnya bundar ketika berada di atas horizon pada malam hari.

Ada Gerhana Bulan Sebagian pada 28 Agustus 2026

Inilah fenomena yang membuat purnama Agustus 2026 lebih menarik.

BMKG mencatat Gerhana Bulan Sebagian terjadi pada 28 Agustus 2026, bertepatan dengan fase purnama.

Secara global, proses gerhana dimulai ketika Bulan memasuki penumbra Bumi pada 08.23.55 WIB.

Fase gerhana sebagian dimulai pukul 09.33.48 WIB, kemudian mencapai puncak pada 11.14.04 WIB.

Gerhana sebagian berakhir pukul 12.51.55 WIB, sementara keseluruhan fase penumbra berakhir pukul 14.01.41 WIB.

Gerhana ini tergolong sangat dalam. Secara global, sekitar 96 persen bagian Bulan akan memasuki bayangan umbra Bumi pada puncaknya. Kondisi tersebut membuat penampakannya mendekati gerhana Bulan total bagi wilayah dunia yang dapat menyaksikannya.

Apakah Gerhana Bulan 28 Agustus Terlihat di Indonesia?

Jawabannya tidak.

Menurut Almanak BMKG 2026, Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus tidak dapat dilihat dari wilayah Indonesia.

Fenomena tersebut dapat disaksikan dari sejumlah wilayah di Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika.

Ini juga menjelaskan mengapa waktu puncak gerhana terjadi pada pukul 11.14 WIB, ketika sebagian besar wilayah Indonesia sedang berada pada siang hari dan Bulan berada di bawah horizon.

Dengan demikian, masyarakat Indonesia tetap dapat menikmati penampakan Bulan di sekitar fase purnama, tetapi tidak dapat menyaksikan proses gerhana Bulan sebagian tersebut secara langsung dari Indonesia.

Apakah Purnama Agustus 2026 Supermoon?

Purnama 28 Agustus juga tidak tercatat BMKG sebagai supermoon.

Data fase Bulan BMKG menunjukkan jarak Bumi-Bulan ketika purnama Agustus sekitar 390.398 kilometer.

BMKG justru memberikan keterangan Purnama Perige/Supermoon pada purnama 24 November 2026 dan 24 Desember 2026.

Karena itu, penggunaan istilah supermoon Agustus 2026 sebaiknya dihindari.

Agustus 2026 Punya Deretan Fenomena Langit

Bulan purnama bukan satu-satunya fenomena astronomi yang terjadi sepanjang Agustus.

BMKG mencatat Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026. Sama seperti Gerhana Bulan Sebagian pada akhir bulan, Gerhana Matahari Total tersebut juga tidak dapat dilihat dari Indonesia.

Jalur pengamatan Gerhana Matahari Total mencakup sebagian Eropa, Rusia bagian utara, Afrika barat laut dan Amerika Utara.

Dengan demikian, Agustus 2026 memiliki rangkaian fenomena astronomi menarik: Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus, Bulan baru pada 13 Agustus, perempat pertama pada 20 Agustus, kemudian bulan purnama sekaligus Gerhana Bulan Sebagian pada 28 Agustus.

Bagi masyarakat Indonesia, 28 Agustus 2026 tetap menjadi tanggal yang patut dicatat untuk mengikuti fase purnama, meskipun gerhana Bulan yang menyertainya tidak dapat disaksikan langsung dari Tanah Air.