PRESSCORNER.ID – Meta resmi memperkenalkan Facebook Verified, lencana verifikasi gratis yang dirancang untuk memastikan bahwa sebuah akun Facebook benar-benar dimiliki oleh manusia.
Beda dengan Meta Verified yang merupakan layanan berbayar, Facebook Verified dapat digunakan tanpa biaya.
Program ini difokuskan untuk meningkatkan kepercayaan antar pengguna, terutama di tengah maraknya akun palsu, penipuan, hingga konten yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Untuk memperoleh lencana tersebut, Anda hanya perlu melakukan proses verifikasi satu kali melalui video selfie singkat.
Cara Kerja Facebook Verified gratis
Dalam pernyataan resminya, Meta menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan dengan meminta pengguna merekam video selfie berdurasi singkat.
Video tersebut kemudian dicocokkan dengan foto profil yang sudah ada di akun Facebook.
Jika identitas dinilai sesuai dan akun memenuhi persyaratan keamanan, pengguna akan memperoleh lencana Facebook Verified.
Menurut Meta, proses verifikasi ini umumnya hanya membutuhkan waktu beberapa menit.
Syarat Mendapatkan Facebook Verified
Tidak semua akun bisa langsung memperoleh lencana tersebut. Meta menetapkan sejumlah persyaratan, antara lain:
- Pengguna berusia minimal 18 tahun.
- Akun mematuhi Standar Komunitas Meta.
- Tidak memiliki riwayat pelanggaran terkait penipuan, scam, atau praktik yang menyesatkan.
- Tidak menunjukkan aktivitas yang dianggap tidak autentik atau mencurigakan.
Meta juga menegaskan bahwa fitur ini hanya tersedia untuk akun pribadi.
Artinya, Facebook Verified belum dapat digunakan oleh Facebook Pages maupun akun ProMode, sehingga belum ditujukan bagi kreator konten maupun pelaku bisnis.
Kapan Facebook Verified Tersedia?
Meta menyatakan peluncuran Facebook Verified dilakukan secara bertahap.
Pada tahap awal, fitur ini baru tersedia di sejumlah negara tertentu sebelum diperluas ke lebih banyak wilayah di dunia dalam beberapa waktu mendatang.
Belum ada informasi mengenai jadwal peluncuran Facebook Verified di Indonesia. Namun, Meta memastikan cakupan layanan akan terus diperluas secara global.











