PRESSCORNER.ID – JAKARTA. Hamas resmi menunjuk Khalil Al-Hayya sebagai pemimpin tertinggi organisasi tersebut. Penunjukan itu diumumkan melalui pernyataan resmi Hamas pada Senin (20/7/2026).
Al-Hayya menggantikan Yahya Sinwar yang tewas dalam pertempuran melawan pasukan Israel pada 2024, di tengah perang besar yang berlangsung di Jalur Gaza.
“Khalil Al-Hayya ditetapkan sebagai pemimpin baru Hamas,” demikian pernyataan Hamas.
Al-Hayya merupakan mantan pemimpin Hamas di Gaza yang kini bermukim di luar wilayah tersebut. Ia juga dikenal sebagai negosiator utama Hamas dalam berbagai pembicaraan dengan pihak internasional.
Perannya di jajaran kepemimpinan Hamas semakin menguat setelah tewasnya Yahya Sinwar dan mantan kepala biro politik Hamas, Ismail Haniyeh, yang terbunuh di Iran pada Juli 2024.
Sebelumnya, Al-Hayya juga menjadi salah satu pejabat senior Hamas yang menjadi sasaran serangan Israel di Doha pada 2025, menurut keterangan sejumlah pejabat Israel kepada Reuters.











