BeritaSulawesi SelatanSulsel

Tragedi Pantai 99 Kubah Berujung Duka, Gubernur Sulsel Beri Santunan untuk Keluarga Bocah Korban Tenggelam

Avatar photo
6
×

Tragedi Pantai 99 Kubah Berujung Duka, Gubernur Sulsel Beri Santunan untuk Keluarga Bocah Korban Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Tragedi Pantai 99 Kubah Berujung Duka, Gubernur Sulsel Beri Santunan untuk Keluarga Bocah Korban Tenggelam


Presscorner.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan kepada keluarga Muh Hafid Al-Imran (10), bocah yang meninggal dunia akibat tenggelam di kawasan Pantai depan Masjid 99 Kubah, Center Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, terhadap keluarga korban yang tengah berduka setelah musibah yang terjadi pada Kamis (2/7/2026).

Santunan berupa bantuan dana dan paket sembako diserahkan melalui Staf Khusus Gubernur Sulsel, Achmad Hidayat, kepada ibu korban, Nurhadija Saipa, di kediamannya di Jalan Kakatua II, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sabtu (4/7/2026).

Achmad Hidayat mengatakan bantuan tersebut merupakan arahan langsung Gubernur Sulsel sebagai wujud empati pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

“Atas arahan Bapak Gubernur, kami menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan kepada keluarga almarhum. Beliau sangat peka dan memiliki empati yang besar terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga,” ujar Achmad Hidayat.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan, tetapi juga melalui perhatian terhadap warga yang sedang menghadapi situasi sulit.

Keluarga Korban Sampaikan Terima Kasih

Nurhadija Saipa, ibu korban yang sehari-hari turut membantu mengurus Panti Asuhan Hikmah, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Di tengah suasana duka, ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Andi Sudirman Sulaiman atas bantuan dan dukungan moril yang diberikan kepada keluarganya.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur atas bantuan dan kepeduliannya kepada kami. Semoga Allah membalas segala kebaikan beliau,” ucap Nurhadija.

Penyerahan bantuan turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Wakil Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kubah 99 Asmaul Husna Ustadz Mufassir Arif, para imam masjid, serta pengurus Masjid 99 Kubah yang memberikan doa dan dukungan kepada keluarga korban.

Kronologi Singkat Musibah

Muh Hafid Al-Imran dilaporkan tenggelam saat mandi bersama dua orang saudaranya di kawasan Pantai depan Masjid 99 Kubah, Center Point of Indonesia (CPI), Kamis sore (2/7/2026).

Tim SAR gabungan segera melakukan pencarian setelah menerima laporan. Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 18.37 Wita dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di kawasan wisata pantai, terutama saat kondisi ombak dan arus laut berpotensi membahayakan.

Pemerintah Dorong Kepedulian Bersama

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban.

Selain itu, musibah ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di kawasan wisata perairan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.