Gaya Hidup

Manchester United Akuisisi Lahan untuk Stadion Baru Berkapasitas 100.000 Penonton

Avatar photo
10
×

Manchester United Akuisisi Lahan untuk Stadion Baru Berkapasitas 100.000 Penonton

Sebarkan artikel ini
Manchester United Akuisisi Lahan untuk Stadion Baru Berkapasitas 100.000 Penonton


PRESSCORNER.ID – MANCHESTER. Klub raksasa Inggris Manchester United resmi mengamankan sebagian besar lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan stadion baru berkapasitas 100.000 kursi. Proyek ini menjadi salah satu langkah besar dalam transformasi infrastruktur klub yang telah lama dinantikan.

Stadion baru tersebut direncanakan akan dibangun di dekat Old Trafford dan digadang-gadang menjadi salah satu stadion terbesar di Inggris dengan nilai investasi mencapai sekitar £2 miliar atau setara US$2,65 miliar.

Lokasi Dekat Old Trafford dan Nilai Strategis Proyek

Dalam pernyataannya, Manchester United mengonfirmasi telah mengakuisisi lahan seluas 25 acre (sekitar 10 hektare) yang terletak sekitar 350 meter di barat laut Stadion Old Trafford. Lahan tersebut diperoleh dari perusahaan penyedia kawasan industri Indurent, bagian dari portofolio Blackstone.

Keputusan membangun stadion di dekat markas lama dinilai sebagai upaya menjaga kesinambungan sejarah klub yang telah berdiri lebih dari satu abad.

Komitmen Klub: Stadion Modern Tanpa Meninggalkan Tradisi

CEO pengembangan stadion baru Manchester United, Collette Roche, menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya berfokus pada aspek komersial, tetapi juga mempertahankan identitas klub dan kedekatan dengan para pendukung.

“Kemampuan untuk membangun sangat dekat dengan Old Trafford memungkinkan kami untuk mempertahankan warisan, tradisi, dan ritual yang sangat penting bagi para penggemar kami.” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa stadion baru akan mengutamakan pengalaman suporter.

“Kami berkomitmen membangun stadion kelas dunia bersama para suporter kami, bukan hanya untuk mereka, dengan atmosfer, keterjangkauan, dan aksesibilitas sebagai inti dari pemikiran kami.” tambahnya.

Old Trafford: Ikon Lama dengan Tantangan Infrastruktur

Old Trafford telah menjadi kandang Manchester United sejak tahun 1910. Stadion berkapasitas lebih dari 74.000 penonton ini merupakan salah satu stadion paling ikonik di dunia sepak bola.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, stadion ini menghadapi berbagai masalah infrastruktur seperti kebocoran atap, sistem drainase yang tidak optimal, hingga laporan keberadaan hama.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama manajemen klub mempertimbangkan pembangunan stadion baru ketimbang melakukan renovasi besar-besaran.

Perdebatan Internal dan Dampak Finansial

Pemilik minoritas klub, Jim Ratcliffe, yang memiliki sekitar 29% saham dan mengendalikan operasional sepak bola, diketahui lebih mendukung pembangunan stadion baru dibandingkan renovasi Old Trafford.

Sementara itu, CEO klub Omar Berrada sebelumnya mengingatkan bahwa investasi besar pada stadion baru berpotensi memengaruhi belanja pemain dan daya saing klub selama beberapa tahun ke depan.

Dampak terhadap Performa dan Ambisi Klub

Setelah beberapa tahun mengalami penurunan performa pasca era kejayaan Sir Alex Ferguson, Manchester United mulai menunjukkan tanda kebangkitan.

Pada musim terakhir, klub disebut berhasil finis di posisi ketiga di bawah pelatih Michael Carrick dan kembali mengamankan tiket ke kompetisi Eropa setelah dua musim absen. Namun, tantangan finansial akibat proyek stadion tetap menjadi perhatian utama manajemen.