Gaya Hidup

Inter Milan Jadi Favorit Pertahankan Scudetto, Persaingan Serie A Makin Terbuka

Avatar photo
10
×

Inter Milan Jadi Favorit Pertahankan Scudetto, Persaingan Serie A Makin Terbuka

Sebarkan artikel ini
Inter Milan Jadi Favorit Pertahankan Scudetto, Persaingan Serie A Makin Terbuka


PRESSCORNER.ID – Liga Italia Serie A musim 2026/2027 akan bergulir mulai 22 Agustus. Persaingan perebutan gelar diprediksi semakin terbuka setelah sejumlah klub papan atas melakukan perubahan besar, baik di kursi pelatih maupun komposisi pemain.

Inter Milan masih menjadi favorit untuk mempertahankan gelar Scudetto. Namun, sang juara bertahan juga tengah melakukan perubahan generasi setelah beberapa pemain senior meninggalkan klub.

Cristian Chivu kini bertugas membangun kembali skuad Inter dengan fondasi baru. Klub melepas kiper Yann Sommer dan mendatangkan veteran Ivan Provedel dari Lazio sebagai pelapis Josep Martinez.


Di lini belakang, Inter memperkuat pertahanan dengan kedatangan John Stones dan Manuel Akanji dari Manchester City, serta Djed Spence. Akanji dipermanenkan setelah sebelumnya menjalani masa peminjaman.


Kedatangan pemain baru tersebut diharapkan mampu menutup kepergian Denzel Dumfries ke Real Madrid dan Stefan de Vrij ke Panathinaikos.


Di lini depan, Inter masih mengandalkan duet Lautaro Martinez dan Marcus Thuram. Keduanya menjadi bagian penting dari keberhasilan Inter meraih gelar Serie A dan Coppa Italia musim lalu.


Meski demikian, Chivu menyadari mempertahankan gelar tidak akan mudah. Musim lalu, Inter mampu memanfaatkan inkonsistensi Napoli dan AC Milan sehingga memiliki ruang untuk melakukan rotasi skuad dan mengamankan dua trofi.



AC Milan Bangun Era Baru


AC Milan menjadi salah satu rival yang berpotensi mengganggu dominasi Inter. Setelah mengalami penurunan performa pada akhir musim lalu, Milan memecat Massimiliano Allegri dan menunjuk mantan pelatih Manchester United, Ruben Amorim.


Amorim membawa ambisi untuk mengubah Milan menjadi tim yang bermain lebih agresif.


Milan juga memperkuat lini depan dengan mendatangkan Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain.


Transfer tersebut diharapkan menjawab persoalan utama Milan musim lalu, yakni minimnya kontribusi gol dari lini depan.


Pengalaman Luka Modric yang memutuskan bertahan satu musim lagi serta kedatangan bek tengah asal Spanyol Mario Gila dari Lazio juga memberikan fondasi berpengalaman bagi Milan.



Napoli Pilih Pendekatan Pragmatis


Napoli juga memasuki era baru setelah Antonio Conte meninggalkan klub dan digantikan Allegri.


Penunjukan Allegri sempat menimbulkan perdebatan di kalangan pendukung Napoli. Pasalnya, gaya bermain pragmatis dan defensif yang menjadi ciri Allegri dianggap kurang sesuai dengan identitas Napoli yang selama ini mengandalkan sepak bola menyerang.


Napoli juga kehilangan Romelu Lukaku yang pindah ke Fenerbahce setelah musim yang terganggu cedera. Posisi penyerang utama kini diproyeksikan ditempati Rasmus Hojlund.


Sementara itu, Juventus masih melanjutkan proyek jangka panjang Luciano Spalletti meski musim lalu berakhir mengecewakan. Manajemen klub tetap berkomitmen melakukan pembangunan kembali skuad.


Randal Kolo Muani menjadi salah satu rekrutan terbesar Juventus pada bursa transfer musim panas.



Como dan Roma Siap Ganggu Papan Atas


Como dan AS Roma juga berambisi mempertahankan momentum positif musim lalu.


Como asuhan Cesc Fabregas secara mengejutkan berhasil lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya. Klub tersebut kini memperkuat skuad agar mampu bersaing di kompetisi Eropa.


Como mendatangkan Trevoh Chalobah dari Chelsea. Namun, mempertahankan Nico Paz dari ketertarikan Real Madrid menjadi salah satu keberhasilan terbesar klub pada bursa transfer musim panas.


Pemain asal Argentina tersebut menjadi pusat permainan Fabregas, terutama dalam transisi serangan dan menciptakan ruang di antara lini pertahanan lawan.


Sementara itu, Roma menutup musim lalu dengan performa impresif dan finis di posisi ketiga setelah mencatat tujuh pertandingan tanpa kekalahan.


Kehadiran Gian Piero Gasperini sebagai pelatih membuat Roma memasang target lebih tinggi, termasuk berupaya melangkah jauh di Liga Champions.


Dengan perubahan besar di sejumlah klub papan atas, Serie A musim 2026/2027 diperkirakan menghadirkan persaingan gelar yang lebih ketat dibandingkan beberapa musim terakhir.


Inter tetap menjadi kandidat utama, tetapi Milan, Napoli, Juventus, Roma hingga Como berpeluang memberikan tekanan.