BeritaInternasional

SpaceX Restui Stock Split 5:1, IPO Makin Dekat ke Bursa Nasdaq

Avatar photo
6
×

SpaceX Restui Stock Split 5:1, IPO Makin Dekat ke Bursa Nasdaq

Sebarkan artikel ini
SpaceX Restui Stock Split 5:1, IPO Makin Dekat ke Bursa Nasdaq


PRESSCORNER.ID – NEW YORK. Peruahaan raksasa antariksa milik Elon Musk, SpaceX, semakin agresif melangkah menuju penawaran umum perdana (IPO) yang berpotensi menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah pasar modal global. 

Terbaru, para pemegang saham telah menyetujui aksi pemecahan saham 5 banding 1 (5-for-1 stock split), langkah yang dinilai memperluas akses investor menjelang pencatatan saham.

Dalam laporan Bloomberg yang dikutip Reuters, keputusan tersebut diambil atas rekomendasi dewan perusahaan. Nilai wajar saham juga ikut disesuaikan, dari sekitar US$ 526,59 menjadi sekitar US$105,32 per saham setelah split.

“Menyetujui pemecahan saham 5 banding 1,” demikian penegasan singkat yang mencerminkan keputusan para pemegang saham.

Langkah ini datang di saat SpaceX mempercepat rencana IPO yang disebut-sebut akan melantai di Nasdaq dengan target ticker SPCX. 

Perusahaan bahkan dikabarkan membidik jadwal lebih cepat dari perkiraan, yakni proses roadshow mulai awal Juni dan penawaran saham bisa berlangsung pertengahan bulan depan.

Sebelumnya, IPO SpaceX diperkirakan baru terjadi lebih dekat ke akhir Juni. Namun, percepatan proses di Securities and Exchange Commission disebut ikut mendorong perubahan jadwal tersebut.

Di pasar, IPO SpaceX sudah lama dinanti karena dinilai akan menjadi salah satu penawaran saham terbesar sepanjang sejarah. 

Perusahaan dikabarkan menargetkan valuasi hingga sekitar US$1,75 triliun dengan potensi penghimpunan dana sekitar US$ 75 miliar.

Jika tercapai, pencatatan ini akan menempatkan SpaceX sebagai salah satu IPO paling bernilai, melampaui banyak debut besar sebelumnya di Wall Street.

IPO ini juga didukung deretan bank investasi besar seperti Morgan Stanley, Bank of America, Citigroup, JPMorgan, dan Goldman Sachs sebagai penjamin emisi utama.

Di tengah membaiknya minat pasar terhadap saham teknologi dan artificial intelligence, langkah SpaceX dipandang sebagai ujian besar bagi pasar IPO global yang sempat melambat akibat volatilitas dan ketidakpastian ekonomi dalam beberapa tahun terakhir.