Gaya Hidup

Salah Desak Liverpool Kembali ke Gaya Heavy Metal Football Usai Dibekuk Aston Villa

Avatar photo
7
×

Salah Desak Liverpool Kembali ke Gaya Heavy Metal Football Usai Dibekuk Aston Villa

Sebarkan artikel ini
Salah Desak Liverpool Kembali ke Gaya Heavy Metal Football Usai Dibekuk Aston Villa


PRESSCORNER.ID – Penyerang Mohamed Salah meminta Liverpool kembali memainkan gaya “heavy metal football” usai kalah 2-4 dari Aston Villa pada Sabtu (16/5/2026).

Kekalahan tersebut membuat peluang Liverpool untuk lolos ke UEFA Champions League musim depan semakin terancam.

Aston Villa naik ke posisi keempat klasemen dengan 62 poin dari 37 pertandingan, unggul tiga poin atas Liverpool yang berada di bawahnya dengan 59 poin.


Salah, yang akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim ini, mengaku kecewa dengan performa inkonsisten tim sepanjang musim dan meminta klub kembali ke identitas permainan menyerang yang agresif.


“Saya menyaksikan klub ini berubah dari diragukan menjadi dipercaya, lalu menjadi juara. Semua itu butuh kerja keras,” tulis Salah melalui media sosial X dilansir Reuters.


Ia menilai kekalahan demi kekalahan yang dialami Liverpool musim ini sangat menyakitkan dan tidak layak diterima para suporter.


“Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim menyerang ala heavy metal yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim peraih trofi,” ujar Salah.


Istilah “heavy metal football” merujuk pada gaya permainan intens dan agresif yang diperkenalkan mantan pelatih Juergen Klopp selama menangani Liverpool.


Di bawah Klopp, Liverpool berhasil meraih gelar Premier League pertama mereka dan memenangkan Liga Champions pada 2019.


Hubungan Salah dengan pelatih saat ini, Arne Slot, disebut tidak seharmonis saat ia bekerja sama dengan Klopp.


Pada Desember lalu, Salah sempat mengkritik klub secara terbuka setelah tiga laga beruntun tidak dimainkan dan menyebut dirinya “dikorbankan”.


Meski Slot berusaha meredam isu keretakan hubungan tersebut, situasi itu dinilai mencerminkan ketegangan di internal tim saat performa Liverpool menurun.


“Menang beberapa pertandingan saja bukan standar Liverpool. Liverpool harus menjadi tim yang sukses dalam jangka panjang,” kata Salah.


Liverpool masih menyisakan satu pertandingan melawan Brentford pada pekan terakhir musim ini.


Dengan satu tiket Liga Champions tersisa, Liverpool masih unggul empat poin atas Bournemouth yang masih memiliki satu pertandingan lebih banyak.