BeritaInternasional

Produksi Emas China Turun pada Kuartal I-2026, Permintaan Justru Melonjak

Avatar photo
9
×

Produksi Emas China Turun pada Kuartal I-2026, Permintaan Justru Melonjak

Sebarkan artikel ini
Produksi Emas China Turun pada Kuartal I-2026, Permintaan Justru Melonjak


PRESSCORNER.ID – JAKARTA. Produksi emas China pada kuartal pertama 2026 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi seiring inspeksi keselamatan yang membuat sejumlah fasilitas peleburan menghentikan sementara operasional untuk perawatan.

Mengutip Reuters, Asosiasi Emas China menyampaikan pada Sabtu (9/5/2026) bahwa total produksi emas dari bahan baku domestik dan impor mencapai 136,230 metrik ton pada kuartal I-2026. Angka tersebut turun 3,3% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, produksi emas domestik tercatat sebesar 81,065 ton atau turun 7,1% secara tahunan.

Penurunan produksi terjadi di tengah pengawasan keselamatan yang lebih ketat terhadap sektor pertambangan dan peleburan emas di China. Sejumlah smelter menghentikan produksi sementara waktu guna menjalani proses pemeliharaan dan pemeriksaan keselamatan.

Di sisi lain, konsumsi emas di China justru meningkat pada awal tahun ini. Konsumsi emas sepanjang kuartal I-2026 mencapai 303,292 ton atau naik 4,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan konsumsi terutama didorong lonjakan permintaan emas batangan dan koin emas sebagai instrumen investasi. Konsumsi pada segmen tersebut melonjak 46,4% menjadi 202,062 ton.

Sebaliknya, konsumsi perhiasan emas mengalami penurunan signifikan. Permintaan perhiasan emas tercatat turun 37,1% menjadi 84,62 ton.

“Asosiasi menyatakan permintaan investasi terhadap emas tetap kuat, dengan emas batangan dan koin menjadi produk investasi yang semakin populer. Penjualan emas batangan melalui kanal perbankan juga meningkat signifikan,” demikian pernyataan Asosiasi Emas China.