Gaya Hidup

Barcelona Kunci Gelar LaLiga ke-29 Usai Tumbangkan Real Madrid di El Clasico

Avatar photo
11
×

Barcelona Kunci Gelar LaLiga ke-29 Usai Tumbangkan Real Madrid di El Clasico

Sebarkan artikel ini
Barcelona Kunci Gelar LaLiga ke-29 Usai Tumbangkan Real Madrid di El Clasico


PRESSCORNER.ID – JAKARTA. FC Barcelona memastikan gelar juara LaLiga musim 2025-2026 setelah menaklukkan rival abadinya, Real Madrid, dengan skor 2-0 dalam laga El Clasico di Camp Nou, Minggu (10/5/2026).

Kemenangan tersebut membuat Barcelona mengoleksi 91 poin dan unggul 14 angka atas Real Madrid yang berada di posisi kedua klasemen, dengan hanya tiga pertandingan tersisa musim ini. Hasil itu memastikan tim asuhan Hansi Flick tak lagi terkejar dalam perebutan gelar.

Keberhasilan ini menjadi gelar LaLiga ke-29 bagi Barcelona sekaligus menegaskan dominasi mereka sepanjang musim. Klub asal Catalan tersebut hanya menelan empat kekalahan di liga musim ini. Sementara itu, Villarreal CF menempati posisi ketiga klasemen dengan 69 poin.

Real Madrid datang ke Camp Nou dengan misi wajib menang demi menjaga peluang juara yang tersisa. Namun, harapan tersebut runtuh cepat setelah Marcus Rashford membuka keunggulan Barcelona pada menit kesembilan.

Gol bermula dari pelanggaran Antonio Rudiger terhadap Ferran Torres di dekat kotak penalti. Rashford kemudian melepaskan tendangan bebas melengkung yang gagal dijangkau penjaga gawang Thibaut Courtois.

Sembilan menit berselang, Barcelona menggandakan keunggulan. Umpan silang Fermin Lopez diteruskan dengan backheel cerdik oleh Dani Olmo sebelum disambar Ferran Torres menjadi gol kedua.

Keunggulan 2-0 bertahan hingga laga usai dan memastikan Barcelona meraih dua gelar liga beruntun di bawah kepemimpinan Flick. Pelatih asal Jerman itu juga sukses mempersembahkan gelar LaLiga dan Copa del Rey pada musim debutnya tahun lalu.

Kedua tim tampil dengan sejumlah pemain inti yang absen. Barcelona tidak diperkuat Lamine Yamal, Raphinha, dan Jules Kounde sejak awal laga.

Di kubu Real Madrid, daftar pemain absen lebih panjang. Eder Militao, Dani Carvajal, Ferland Mendy, Arda Guler, dan Rodrygo tidak tampil.

Selain itu, Federico Valverde juga absen akibat cedera kepala usai insiden pertengkaran di ruang ganti dengan Aurelien Tchouameni pada pertengahan pekan. Kedua pemain dilaporkan dikenai denda sebesar 500.000 euro.

Absennya Kylian Mbappe akibat cedera otot kaki membuat pelatih Alvaro Arbeloa mengandalkan Vinicius Junior dan striker akademi Gonzalo di lini depan, dengan dukungan Jude Bellingham serta Brahim Diaz.

Real Madrid sempat menciptakan beberapa peluang melalui Vinicius dan Gonzalo sebelum turun minum. Namun Barcelona tampil lebih dominan, sementara Courtois beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga peluang tim tamu.

Pada babak kedua, Barcelona terus menekan. Rashford berkali-kali merepotkan lini pertahanan kiri Madrid, sementara Courtois kembali melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Ferran Torres pada menit ke-56.

Madrid sempat mencetak gol melalui Jude Bellingham pada menit ke-62, namun dianulir karena offside. Penjaga gawang Barcelona, Joan Garcia, juga tampil solid dengan menggagalkan peluang satu lawan satu Vinicius.

Hingga laga berakhir, Real Madrid gagal membongkar pertahanan Barcelona. Tim tuan rumah pun mengunci kemenangan sekaligus merayakan gelar juara LaLiga di hadapan pendukung sendiri.

“Gelar ini terasa lebih spesial karena kami memenangkannya di kandang sendiri melawan Real Madrid. Sekarang saatnya menikmati momen ini bersama para suporter,” ujar Frenkie de Jong kepada Movistar Plus.

“Setiap gelar harus dirayakan dengan istimewa. Terutama LaLiga, yang merupakan kompetisi sepanjang musim. Kami jelas menjadi tim terbaik di Spanyol,” lanjutnya.