BeritaInternasional

ADB Luncurkan Program US$ 70 Miliar untuk Energi & Infrastruktur Digital Asia Pasifik

Avatar photo
8
×

ADB Luncurkan Program US$ 70 Miliar untuk Energi & Infrastruktur Digital Asia Pasifik

Sebarkan artikel ini
ADB Luncurkan Program US$ 70 Miliar untuk Energi & Infrastruktur Digital Asia Pasifik


PRESSCORNER.ID – HANOI. Bank Pembangunan Asia (ADB) mengumumkan program senilai US$ 70 miliar untuk memperluas energi dan infrastruktur digital di seluruh kawasan Asia-Pasifik pada tahun 2035, yang bertujuan untuk memperkuat jaringan listrik, meningkatkan perdagangan listrik lintas batas, dan meningkatkan akses broadband.

Mengutip Reuters, Minggu (3/5/2026), Presiden ADB Masato Kanda mengatakan energi dan konektivitas digital akan menjadi penopang pertumbuhan jangka panjang kawasan ini seiring meningkatnya permintaan dan percepatan perubahan teknologi.

“Dengan menghubungkan jaringan listrik dan jaringan digital lintas batas, kita dapat menurunkan biaya, memperluas peluang, dan menghadirkan akses listrik dan digital yang andal bagi ratusan juta orang,” kata Kanda dalam sebuah pernyataan.

Menurut ADB, inisitif tersebut mencakup US$ 50 miliar untuk Inisiatif Jaringan Listrik Pan-Asia (PAGI) yang baru dan US$ 20 miliar untuk proyek teknologi dan konektivitas digital.

Di bawah PAGI, ADB bertujuan untuk mengintegrasikan sekitar 20 gigawatt energi terbarukan lintas batas, membangun 22.000 kilometer jalur transmisi, dan meningkatkan akses listrik bagi 200 juta orang pada tahun 2035. ADB memperkirakan inisiatif ini akan mengurangi emisi sektor energi regional sekitar 15%.

ADB berencana untuk membiayai sekitar setengah dari inisiatif jaringan listrik dari sumber dayanya sendiri, dengan sisanya berasal dari pembiayaan bersama, termasuk investasi swasta.

Sementara itu, sisa $20 miliar akan dimobilisasi melalui Asia-Pacific Digital Highway untuk mendukung jaringan serat optik, kabel bawah laut, tautan satelit, dan pusat data regional.

Program digital ini bertujuan untuk menyediakan akses broadband pertama kali kepada 200 juta orang dan meningkatkan konektivitas bagi 450 juta orang lainnya pada tahun 2035, mengurangi biaya di daerah terpencil sekitar 40% dan menciptakan hingga 4 juta lapangan kerja.

ADB memperkirakan akan membiayai sendiri $15 miliar dari inisiatif digital tersebut.