PRESSCORNER.ID – KYIV. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menandatangani kesepakatan kerja sama keamanan dan energi dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev di Baku pada hari Sabtu (25/4), katanya, karena Kyiv berupaya memanfaatkan pengalamannya dalam mempertahankan wilayah udaranya dari Rusia.
Menyusul gelombang konflik terbaru di Timur Tengah yang dimulai dengan serangan udara AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari, beberapa negara telah meminta bantuan dan keahlian Ukraina dalam menembak jatuh drone jarak jauh Iran.
Zelenskiy mengatakan kedua negara telah menandatangani perjanjian terkait kerja sama industri militer.
Aliyev mengatakan kemitraan industri militer antara kedua negara memiliki “perspektif yang luas” dan bahwa kedua pemimpin telah membahas produksi pertahanan bersama.
Ia tidak menyebutkan secara spesifik bahwa ia telah menandatangani kesepakatan apa pun.
Ukraina telah menyetujui atau menerapkan program produksi senjata bersama dengan banyak sekutu Eropanya.
Zelenskiy juga berupaya memperbarui perundingan damai dengan Rusia
Zelenskiy juga berupaya untuk menghidupkan kembali perundingan damai dengan Rusia, yang dimediasi oleh Amerika Serikat hingga Amerika Serikat lebih fokus pada kampanyenya melawan Iran.
Pemimpin Ukraina itu mengatakan ia telah membahas dengan Aliyev kemungkinan diadakannya pertemuan antara Ukraina dan Rusia di Azerbaijan.
“Kami siap untuk pembicaraan selanjutnya di Azerbaijan jika Rusia siap untuk diplomasi,” katanya.











