Makassar, 25 April 2026, Presscorner.Id – Komitmen terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Iqbal Nadjamuddin.
Di tengah padatnya tanggung jawab sebagai pimpinan instansi strategis, ia tetap meluangkan waktu untuk menuntaskan studi magister dengan mengikuti ujian akhir (tutup) di Universitas Fajar.Ujian yang berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 10.00 WITA hingga selesai, bertempat di ruang FPS.1 Lt 3 Rektorat UNIFA, menghadirkan tim penguji yang terdiri dari akademisi senior kampus. Di antaranya adalah Dr. Mulyadi Hamid, S.E., M.Si selaku Rektor UNIFA, Dr. Ir. Mujahid, S.E., M.M., M.I.Kom selaku Dekan Pascasarjana, serta Dr. Nurmadhani Fitri Suyuthi, S.E., M.Si, Dr. Hj. Rosnaini Daga, S.E., M.M., CPHCM, dan Dr. Abdul Samad A, S.E., M.Si.


Dalam ujian tersebut, Iqbal Nadjamuddin mempresentasikan tesis berjudul “Kepemimpinan Situasional sebagai Strategi Adaptasi Manajerial dalam Menghadapi Krisis Organisasi pada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.” Topik ini dinilai sangat relevan dengan kondisi nyata dunia pendidikan saat ini yang menuntut kepemimpinan adaptif dan responsif.
Di tengah kesibukan sebagai Kadisdik Sulsel, kehadiran Iqbal dalam ujian ini menjadi simbol kuat bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Ia menunjukkan bahwa proses belajar tidak berhenti meskipun seseorang telah berada pada posisi strategis.
Rektor UNIFA, Dr. Mulyadi Hamid, S.E., M.Si, dalam testimoninya menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi tersebut.“Ini adalah contoh nyata pemimpin yang tidak berhenti belajar. Di tengah kesibukan sebagai kepala dinas, beliau tetap menunjukkan komitmen akademik yang luar biasa. Kami melihat keseriusan dan kedalaman analisis dalam tesis yang dipresentasikan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dekan Pascasarjana UNIFA, Dr. Ir. Mujahid, S.E., M.M., M.I.Kom, juga memberikan penilaian positif.“Bapak Iqbal mampu mengaitkan teori dengan praktik lapangan secara sangat baik. Ini menunjukkan bahwa pengalaman birokrasi yang dimiliki dapat diperkaya dengan pendekatan ilmiah, sehingga menghasilkan solusi yang lebih komprehensif bagi dunia pendidikan,” ungkapnya.
Kesan mendalam juga tercermin dari proses pendidikan di UNIFA yang dinilai mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif, kritis, dan aplikatif. Dukungan dosen pembimbing serta lingkungan kampus menjadi faktor penting dalam mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang relevan dan berdampak.Melalui ujian tutup ini, H. Iqbal Nadjamuddin tidak hanya menuntaskan satu tahap penting dalam perjalanan akademiknya, tetapi juga memberikan inspirasi bagi para tenaga pendidik dan masyarakat luas bahwa di tengah kesibukan sekalipun, pendidikan tetap harus menjadi prioritas utama.












