Presscorner.id – Ketua Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (MKPI) Pascasarjana IAIN Parepare, Dr. Sumarni Sumai, S.Sos., M.Si., mengajak aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memperkuat kompetensi komunikasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Pascasarjana IAIN Parepare di lingkungan Kemenag Pangkep, Rabu (21/10/2026). Dalam kegiatan itu, Sumarni memperkenalkan Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam sebagai salah satu pilihan studi lanjut bagi aparatur yang ingin mengembangkan kapasitas profesional.
Menurut Sumarni, kemampuan komunikasi tidak hanya berkaitan dengan keterampilan berbicara dan menyampaikan informasi. Kompetensi tersebut juga mencakup kemampuan mendengarkan, memahami kebutuhan orang lain, membangun kepercayaan, serta menjalin hubungan kerja yang efektif.
“Komunikasi bukan hanya soal bagaimana kita berbicara, tetapi juga bagaimana kita mendengarkan, memahami orang lain, dan membangun kepercayaan. Kemampuan ini penting bagi ASN, terlebih bagi mereka yang memiliki tanggung jawab sebagai pimpinan,” demikian penekanan Sumarni dalam pemaparannya.
Ia menjelaskan bahwa kompetensi komunikasi dibutuhkan ASN dalam berbagai bidang pekerjaan, mulai dari pelayanan masyarakat, penyampaian informasi, koordinasi antarunit, hingga pengambilan keputusan.
Di lingkungan Kementerian Agama, komunikasi yang efektif juga berperan dalam mendukung keterbukaan informasi dan peningkatan kualitas pelayanan. Pengelolaan hubungan masyarakat, misalnya, memerlukan kemampuan membangun relasi dengan media, memahami dinamika publik, serta merespons isu secara tepat dan bertanggung jawab.
Selain itu, komunikasi yang baik dapat membantu organisasi mengurangi kesalahpahaman, menjembatani perbedaan pandangan, dan memastikan kebijakan dipahami oleh pihak-pihak yang terlibat.
Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam untuk Pengembangan ASN
Sumarni menilai, kompetensi komunikasi menjadi bagian penting dari kepemimpinan. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut memberikan arahan, tetapi juga perlu mendengarkan aspirasi, membangun semangat kerja, dan menciptakan lingkungan organisasi yang dilandasi kepercayaan.
Melalui Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam, Pascasarjana IAIN Parepare menawarkan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperdalam ilmu komunikasi yang berpijak pada nilai-nilai Islam.
Keilmuan tersebut relevan bagi pengembangan profesionalisme ASN, khususnya dalam bidang kehumasan, pelayanan informasi, komunikasi sosial dan keagamaan, serta manajemen komunikasi organisasi.
Sumarni berharap studi lanjut dapat dipandang sebagai investasi pengembangan diri, bukan sekadar upaya memperoleh gelar akademik. Pendidikan magister diharapkan membantu aparatur memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan profesional, dan menghadapi tantangan pekerjaan yang terus berkembang.
IAIN Parepare Perkenalkan Kuliah Hybrid bagi ASN
Dalam sosialisasi tersebut, Sumarni juga memperkenalkan sistem perkuliahan hybrid yang memadukan pembelajaran tatap muka dan daring. Skema ini menjadi salah satu alternatif bagi ASN yang ingin melanjutkan pendidikan sambil menjalankan tanggung jawab pekerjaan dan keluarga.
Meski demikian, mahasiswa tetap perlu memenuhi ketentuan akademik yang berlaku. Sistem pembelajaran tersebut diharapkan memberi fleksibilitas bagi aparatur untuk mengatur kegiatan belajar tanpa mengabaikan kewajiban kedinasan.
Informasi mengenai biaya pendidikan juga disampaikan sebagai bagian dari pengenalan program studi kepada calon mahasiswa. Calon pendaftar disarankan memeriksa rincian biaya dan persyaratan terbaru melalui kanal resmi penerimaan mahasiswa baru IAIN Parepare.
Direktur Pascasarjana Pimpin Sosialisasi di Kemenag Pangkep
Kegiatan sosialisasi PMB tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana IAIN Parepare, Prof. Dr. Rahmawati, M.Ag.
Turut hadir Ketua Program Studi Magister Tadris Bahasa Inggris (MTBI), Dr. Mujahidah, S.Pd.I., M.Pd.; Ketua Program Studi MKPI, Dr. Sumarni Sumai, S.Sos., M.Si.; serta Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab (MPBA), Dr. Hamzah, S.S., M.Pd.I., bersama jajaran tenaga kependidikan Pascasarjana IAIN Parepare.
Rombongan disambut oleh Kasubbag Tata Usaha Kemenag Pangkep, Hasliawatih, S.H.I., M.H., yang merupakan alumni Magister Hukum Keluarga Islam Pascasarjana IAIN Parepare.
Melalui kegiatan ini, Pascasarjana IAIN Parepare berharap semakin banyak aparatur Kementerian Agama yang memanfaatkan pendidikan magister untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bagi Program Studi MKPI, penguatan kompetensi komunikasi bukan semata-mata tentang kemampuan berbicara di depan publik. Lebih dari itu, komunikasi menjadi bekal untuk membangun hubungan yang lebih baik, menumbuhkan kepercayaan, dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif.











