ILUSTRASI. Rusia menghadapi serangan drone besar-besaran pada hari terakhir pemilihan parlemen, Minggu (20/9/2026). (Gleb Garanich/REUTERS)
PRESSCORNER.ID – MOSKOW. Rusia menghadapi serangan drone besar-besaran pada hari terakhir pemilihan parlemen, Minggu (20/9/2026). Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin menyebut serangan tersebut sebagai yang terbesar yang pernah terjadi terhadap ibu kota Rusia sejak perang dengan Ukraina berlangsung.
Serangan drone tersebut menewaskan dua orang di wilayah Moskow dan dua lainnya di wilayah Kherson yang berada di bawah kendali Rusia, termasuk seorang petugas pemilu. Serangan juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas kilang minyak di Moskow yang sebelumnya beberapa kali menjadi sasaran.
Sobyanin mengatakan sistem pertahanan udara Rusia telah mencegat lebih dari 1.600 drone sejak Sabtu (19/9/2026), termasuk sekitar 450 drone yang disebut mengarah ke Moskow.
“Serangan terbesar dengan drone musuh telah berhasil dipukul mundur,” kata Sobyanin melalui Telegram.
“Serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini jelas direncanakan dengan tujuan mengganggu pemilu. Musuh tidak berhasil,” tambahnya.
Menurut laporan Reuters, beberapa drone mencapai area kilang minyak Moskow. Sebuah drone juga menghantam sebuah apartemen. Di wilayah Moskow yang lebih luas, sekitar 400 orang, termasuk 70 anak-anak, dievakuasi dari sebuah gedung apartemen 21 lantai di distrik Ramenskoye setelah serangan tersebut.
Ukraina belum memberikan komentar mengenai serangan tersebut. Kedua pihak dalam konflik Rusia-Ukraina menyatakan tidak menargetkan warga sipil.
Pemilu parlemen Rusia berlangsung di tengah serangan drone
Serangan tersebut terjadi ketika Rusia memasuki hari terakhir pemilihan anggota Duma Negara, atau majelis rendah parlemen Rusia. Pemungutan suara berlangsung selama tiga hari dan menjadi pemilu parlemen pertama sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022.
Pemilu kali ini dipandang Kremlin sebagai salah satu ukuran dukungan masyarakat terhadap kebijakan Presiden Vladimir Putin, termasuk perang di Ukraina. Partai Rusia Bersatu (United Russia) yang berkuasa diperkirakan tetap mempertahankan dominasinya di parlemen.
Komisi Pemilihan Umum Rusia mengatakan proses pemungutan suara berjalan relatif lancar meskipun terjadi serangan siber terhadap sistem pemungutan suara daring sehari sebelumnya.
Hingga Minggu pagi, tingkat partisipasi pemilih untuk pemilu Duma dan pemilu regional telah mencapai lebih dari 45%, menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia Ella Pamfilova.
Putin sebelumnya menyampaikan bahwa hasil pemilu akan menjadi gambaran dukungan masyarakat terhadap tentara Rusia yang berperang di Ukraina.
“Pilihan Anda dan kehendak Anda sekali lagi akan menunjukkan bahwa jutaan orang berdiri di belakang para prajurit kita, bahwa kita adalah satu bangsa yang dipersatukan oleh nilai-nilai bersama, ingatan sejarah, dan kecintaan terhadap tanah air, serta bahwa tidak ada seorang pun yang akan berhasil memecah belah atau mengintimidasi kita,” ujar Putin.
Kandidat anti-perang banyak dilarang ikut pemilu
Pemilu Rusia juga berlangsung di tengah pembatasan terhadap kandidat yang menentang perang di Ukraina. Sebagian besar kandidat anti-perang tidak diperbolehkan mengikuti pemilu.
Partai liberal Yabloko menjadi salah satu kelompok politik yang berupaya memanfaatkan meningkatnya kelelahan masyarakat akibat perang. Namun, sejumlah kandidat partai tersebut mengatakan mereka mengkhawatirkan kebebasan mereka setelah pengadilan menjatuhkan hukuman penjara panjang kepada dua tokoh senior partai sebelum pemungutan suara.
Di Rusia, tindakan yang dianggap mendiskreditkan militer atau menyebarkan informasi yang dinilai sebagai berita palsu oleh pemerintah dapat dikenai hukuman penjara yang panjang.
Dalam bentuk protes simbolis, pemimpin Yabloko Nikolai Rybakov merusak surat suara miliknya dengan menuliskan nama partainya dan slogan “Untuk perdamaian”.
Kremlin menyatakan persatuan nasional dan sejumlah pembatasan informasi diperlukan selama apa yang disebut pemerintah Rusia sebagai operasi militer khusus di Ukraina. Moskow juga menggambarkan perang tersebut sebagai bagian dari perjuangan eksistensial melawan Barat yang dianggap bermusuhan.
Serangan terhadap kilang minyak Moskow
Selain berdampak pada keamanan ibu kota, serangan drone juga menyasar infrastruktur energi Rusia. Kilang minyak Moskow mengalami kerusakan setelah sejumlah drone mencapai kompleks fasilitas tersebut.
Kilang yang telah beberapa kali menjadi sasaran serangan itu mengolah sekitar 11,6 juta ton minyak mentah pada 2024. Produksinya mencakup sekitar 2,9 juta ton bensin dan 3,2 juta ton solar berdasarkan data terbaru yang tersedia.
Serangan terhadap fasilitas energi Rusia dalam beberapa bulan terakhir turut mengganggu kapasitas pengolahan minyak negara tersebut. Dampaknya antara lain berupa kekurangan sejumlah produk minyak, kenaikan harga bahan bakar, serta antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar.
Serangan terbaru juga terjadi beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Rusia dan Ukraina telah menyepakati penghentian serangan terhadap fasilitas energi masing-masing. Namun, serangan terhadap infrastruktur energi kedua negara masih terus berlangsung.
Kremlin hadapi tekanan ekonomi dan perang
Meski hasil pemilu diperkirakan tidak mengubah dominasi politik Partai Rusia Bersatu, lembaga pemikir NEST yang berbasis di Berlin menilai pemilu tetap dapat menghadirkan tantangan politik bagi Kremlin di tengah tekanan ekonomi.
Dalam catatannya, NEST menyebut dampak perang semakin dirasakan masyarakat Rusia. Kondisi tersebut berpotensi mendorong sebagian pemilih memberikan suara kepada partai oposisi yang masih diperbolehkan mengikuti pemilu.
“The consequences of the war are increasingly being felt within the country, and accumulated anxiety and frustration may translate into votes for the systemic opposition parties that the Kremlin has allowed to remain on the ballot,” tulis NEST.
Dalam bahasa Indonesia, pernyataan tersebut berarti: “Dampak perang semakin dirasakan di dalam negeri, dan kecemasan serta frustrasi yang terakumulasi dapat diterjemahkan menjadi suara bagi partai-partai oposisi sistemik yang masih diizinkan Kremlin untuk tetap berada dalam surat suara.”
NEST menyebut Partai Komunis dan Partai Rakyat Baru (New People) berpotensi mendapatkan suara yang sebelumnya diharapkan masuk ke Partai Rusia Bersatu. Kedua partai tersebut diketahui kerap memberikan suara sejalan dengan Partai Rusia Bersatu dalam berbagai isu utama.
Hasil awal pemilu parlemen Rusia diperkirakan mulai muncul pada Minggu sekitar pukul 18.00 GMT atau Senin dini hari waktu Indonesia, sementara hasil yang lebih lengkap dijadwalkan tersedia pada Senin (21/9/2026).
`).join(”);
}
function buildTabs() {
document.getElementById(‘resultTabs’).innerHTML = PERSONAS.map(p => `

 `).join(”);
 }

 function selectPersona(id) {
 document.getElementById(’statePicker’).style.display = ‘none’;
 document.getElementById(’stateResult’).style.display = ‘block’;
 renderResult(id);
 }

 function switchTab(id) { renderResult(id); }

 function renderResult(id) {
 document.querySelectorAll(’.rtab’).forEach(t => t.classList.toggle(’active’, t.dataset.p === id));
 const p = PERSONAS.find(x => x.id === id);
 const shareText = buildShareText(p);
 const waHref = ‘https://wa.me/?text=’ + encodeURIComponent(shareText);

 if (Array.isArray(RELATED) && RELATED.length > 0) {
 var related_list = `

`;
} else {
var related_list = “;
}
document.getElementById(‘resultBody’).innerHTML = `

 `;

 // PERBAIKAN: Ikat fungsi klik secara dinamis menggunakan Event Listener, 
 // bukan lewat atribut onclick HTML agar tidak bentrok dengan JSON.stringify
 document.getElementById(’copyBtn’).addEventListener(’click’, function() {
 copyShare(shareText);
 });

 const body = document.getElementById(’resultBody’);
 body.style.animation = ‘none’; void body.offsetWidth;
 body.style.animation = ‘fadeSlide .22s ease both’;
 }

 function rate(val, btn) {
 document.querySelectorAll(’.rbtn’).forEach(b => b.classList.remove(’selected’));
 btn.classList.add(’selected’);
 document.getElementById(’ratingBtns’).style.opacity = ‘.45’;
 document.getElementById(’ratingBtns’).style.pointerEvents = ‘none’;
 const msgs = { up: ‘🙠Terima kasih!’, mid: ‘📠Noted, kami akan perbaiki.’, down: ‘💬 Maaf, kami catat masukan kamu.’ };
 const t = document.getElementById(’ratingThanks’);
 t.textContent = msgs[val]; t.style.display = ‘block’;
 }

 function copyShare(text) {
 // Cek apakah browser mendukung navigator.clipboard
 if (navigator.clipboard && window.isSecureContext) {
 navigator.clipboard.writeText(text).then(() => {
 handleCopySuccess();
 }).catch(err => {
 console.error(’Gagal menyalin teks dengan Clipboard API: ‘, err);
 });
 } else {
 // Fallback: Cara alternatif untuk HTTP / Non-Secure Context
 const textArea = document.createElement(”textarea”);
 textArea.value = text;
 
 // Hindari scrolling ke bawah saat elemen dibuat
 textArea.style.top = “0”;
 textArea.style.left = “0”;
 textArea.style.position = “fixed”;
 
 document.body.appendChild(textArea);
 textArea.focus();
 textArea.select();
 
 try {
 const successful = document.execCommand(’copy’);
 if (successful) {
 handleCopySuccess();
 } else {
 alert(’Gagal menyalin teks, silakan salin manual.’);
 }
 } catch (err) {
 console.error(’Fallback gagal: ‘, err);
 }
 
 document.body.removeChild(textArea);
 }
 }

 // Fungsi pembantu untuk mengubah label tombol setelah berhasil disalin
 function handleCopySuccess() {
 const btn = document.getElementById(’copyBtn’);
 const lbl = document.getElementById(’copyLabel’);
 btn.classList.add(’copied’);
 lbl.textContent = ‘✓ Tersalin!’;
 setTimeout(() => { 
 btn.classList.remove(’copied’); 
 lbl.textContent = ‘Salin teks’; 
 }, 2500);
 }

 function goBack() {
 document.getElementById(’stateResult’).style.display = ‘none’;
 const p = document.getElementById(’statePicker’);
 p.style.display = ‘block’;
 p.style.animation = ‘none’; void p.offsetWidth;
 p.style.animation = ‘fadeSlide .22s ease both’;
 }

 buildPicker();
 buildTabs();












