Presscorner.id — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mengajak lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu mengambil peran dalam perkembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif.
Hal itu disampaikan Aliyah saat menghadiri Wisuda Poltekpar Makassar 2026 di Lapangan Rektorat Poltekpar Makassar, Jalan Gunung Rinjani, Makassar, Sabtu (19/9/2026).
Sebanyak 603 mahasiswa mengikuti prosesi wisuda. Dari jumlah tersebut, lima lulusan meraih predikat cum laude dan 255 lulusan memperoleh predikat sangat memuaskan.
“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Hari ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi menjadi awal untuk mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan,” kata Aliyah.
Lulusan Poltekpar Diminta Tak Hanya Jadi Pencari Kerja
Aliyah yang juga menjabat Ketua DPD ASITA Sulawesi Selatan menilai industri pariwisata membutuhkan generasi muda yang kreatif, adaptif, dan profesional.
Ia mendorong lulusan Poltekpar Makassar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu membaca peluang usaha dan melahirkan inovasi baru.
“Industri pariwisata terus berkembang. Kita membutuhkan generasi muda yang kreatif, adaptif, profesional, dan mampu membaca peluang. Saya berharap lulusan Poltekpar Makassar dapat mengambil peran dalam mengembangkan pariwisata Indonesia, khususnya Makassar dan Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Menurut Aliyah, pendidikan vokasi pariwisata memiliki posisi penting karena lulusannya dapat terlibat langsung di berbagai bidang, mulai dari perjalanan wisata, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif hingga pengembangan destinasi.
Dorong Kolaborasi Kampus dan Industri Pariwisata
Aliyah juga menekankan pentingnya keterhubungan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku industri.
Kolaborasi tersebut diperlukan agar kompetensi yang dimiliki lulusan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan industri pariwisata.
“Pemerintah, dunia pendidikan, dan industri harus terus membangun kolaborasi. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat menciptakan SDM pariwisata yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah,” katanya.
Aliyah turut memberikan apresiasi kepada civitas akademika Poltekpar Makassar atas kontribusinya dalam menyiapkan sumber daya manusia di sektor pariwisata.
Potensi Pariwisata Makassar Butuh Generasi Kreatif
Menurut Aliyah, potensi pariwisata Makassar perlu didukung generasi muda yang mampu mengemas destinasi, budaya, kuliner, dan berbagai potensi ekonomi kreatif menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
“Makassar memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Karena itu, kita membutuhkan generasi muda yang mampu mengemas potensi tersebut menjadi sesuatu yang bernilai, menarik, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap para lulusan tidak hanya membawa nama baik almamater, tetapi juga berperan memperkenalkan potensi pariwisata Makassar dan Sulawesi Selatan di tingkat nasional maupun internasional.
“Selamat melangkah dan berkarya. Jadilah generasi yang membawa perubahan positif, menjaga integritas, dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pariwisata,” tutup Aliyah.
Wisuda tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, unsur Forkopimda, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin.











