BeritaInternasional

Cristiano Ronaldo Murka Nama Jota Dipakai untuk Ejek Neves, Ini Respons Al-Hilal

Avatar photo
11
×

Cristiano Ronaldo Murka Nama Jota Dipakai untuk Ejek Neves, Ini Respons Al-Hilal

Sebarkan artikel ini
Cristiano Ronaldo Murka Nama Jota Dipakai untuk Ejek Neves, Ini Respons Al-Hilal


PRESSCORNER.ID – Cristiano Ronaldo mengecam aksi sejumlah suporter yang diduga meneriakkan nama mendiang Diogo Jota kepada Ruben Neves dalam pertandingan Saudi Pro League.

Ronaldo meminta agar suporter yang terlibat dijatuhi larangan masuk stadion seumur hidup.

Chant tersebut terdengar saat pertandingan antara Al-Taawoun dan Al-Hilal di Buraidah, Arab Saudi, Sabtu (13/9/2026).

Dalam rekaman yang beredar di media sosial, sejumlah suporter terlihat meneriakkan nama “Jota” dari tribun.

Neves yang bermain untuk Al-Hilal kemudian merespons dengan menunjuk matanya sebelum mengarahkan tangannya ke langit.

Jota, mantan rekan setim Ronaldo di tim nasional Portugal meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol, pada 3 Juli 2025. Adiknya, Andre Silva, juga meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Neves merupakan salah satu sahabat dekat Jota dan menjadi pembawa peti jenazah dalam pemakamannya.

Usai pertandingan, Neves sempat memberikan komentar terkait aksi suporter tersebut. “Saya berharap mereka tidak pergi berdoa setelahnya,” ujar Neves di mixed zone.

Ronaldo kemudian merespons sebuah unggahan Instagram yang memperlihatkan rekaman kejadian tersebut.

“Ini bukan lagi sepak bola dan harus ada batasnya. Orang-orang yang berperilaku seperti ini seharusnya tidak pernah diizinkan masuk stadion lagi,” kata Ronaldo.

Ronaldo juga mendesak liga untuk mengambil tindakan dan memberikan hukuman terhadap suporter yang melakukan aksi tersebut.

Al-Hilal dan Al-Taawoun kecam aksi suporter

Al-Hilal kemudian mengajukan pengaduan kepada Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) terkait insiden tersebut.

Dalam pernyataannya, Al-Hilal menegaskan penolakan terhadap tindakan yang menyasar pemain maupun keluarga pemain atau bertujuan melakukan penghinaan secara pribadi.

Al-Hilal juga menyatakan keyakinannya bahwa langkah tegas akan diambil untuk menjaga integritas kompetisi olahraga dari tindakan ofensif.

Al-Taawoun turut mengeluarkan pernyataan yang mengecam keras aksi tersebut. Klub menyebut perilaku seperti itu tidak dapat diterima dan tidak mencerminkan klub, suporternya maupun nilai-nilai yang selama ini dijunjung di tribun.

Al-Taawoun juga menyatakan akan mengambil langkah yang diperlukan bersama otoritas terkait untuk mencegah kejadian serupa terulang dan memastikan pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban.

Sementara itu, SAFF dan Saudi Pro League (SPL) juga mengecam perilaku sejumlah suporter tersebut.

Dalam pernyataan bersama, kedua badan sepak bola tersebut menyebut aksi itu tidak sesuai dengan nilai-nilai sepak bola Arab Saudi dan prinsip sportivitas.

SAFF dan SPL menegaskan bahwa eksploitasi tragedi pribadi untuk tujuan penghinaan atau provokasi merupakan perilaku yang tidak dapat diterima dan tidak memiliki tempat dalam sepak bola Arab Saudi.

SAFF mengatakan, komite terkait telah mengidentifikasi tindakan yang dimaksud dan akan mengambil langkah sesuai aturan serta prosedur yang berlaku. Hasil proses tersebut akan diumumkan setelah seluruh tahapan selesai.

Dalam pertandingan tersebut, Al-Hilal menang telak 6-0 atas Al-Taawoun. Neves bermain selama 75 menit sebelum ditarik keluar.