BeritaInternasional

Iran dan Negara Teluk Akan Bertemu di Oman Bahas Selat Hormuz, Ada Kesepakatan?

Avatar photo
10
×

Iran dan Negara Teluk Akan Bertemu di Oman Bahas Selat Hormuz, Ada Kesepakatan?

Sebarkan artikel ini
Iran dan Negara Teluk Akan Bertemu di Oman Bahas Selat Hormuz, Ada Kesepakatan?


PRESSCORNER.ID – OMAN. Pertemuan antara Iran dan negara-negara Teluk yang dijadwalkan pada Senin pekan depan (14/9/2026) di Oman, akan menjadi kesempatan untuk membahas berbagai isu, termasuk Selat Hormuz.

Hanya saja, diperkirakan tidak akan menghasilkan kesepakatan tertulis mengenai jalur perairan strategis tersebut, kata seorang pejabat senior Iran seperti dikutip Reuters, Sabtu (12/9/2026).

Iran telah bernegosiasi selama berbulan-bulan dengan Oman—yang menguasai sisi seberang Selat Hormuz—mengenai kesepakatan yang akan mengatur lalu lintas pelayaran melaluinya. Oman telah lama menyatakan bahwa negosiasinya didukung oleh negara-negara Arab lainnya di kawasan Teluk.

Teheran mengumumkan pada Jumat (11/9/2026), mereka berencana menghadiri pertemuan dengan negara-negara Teluk di Oman pada hari Senin.

Oman belum secara resmi mengumumkan pertemuan tersebut, dan negara-negara kawasan lainnya sejauh ini belum memberikan tanggapan. Bahrain menyatakan pada hari Sabtu bahwa mereka tidak akan menghadiri pertemuan dengan Iran.

Pejabat senior Iran yang tak mau disebut identitasnya tersebut mengatakan, pertemuan hari Senin itu diadakan atas inisiatif Oman dan akan menjadi wadah untuk membahas isu-isu regional lainnya selain masalah Hormuz.

Menurut pejabat Iran tersebut, Iran masih menginginkan kesepakatan yang memungkinkannya memungut biaya dari kapal-kapal yang melintasi selat itu, sebuah usulan yang ditolak oleh Oman.

Sekitar seperlima dari pasokan minyak global melintasi selat tersebut sebelum Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada bulan Februari, yang memicu pecahnya perang.

Harga minyak dunia melonjak selama sepekan terakhir setelah Amerika Serikat dan Iran sama-sama melepaskan tembakan ke arah kapal tanker di selat tersebut.

Sementara, sekutu Iran, kelompok Houthi di Yaman, bergerak maju mendekati jalur minyak penting lainnya di Timur Tengah, yaitu Selat Bab el-Mandeb yang terletak di sisi seberang Semenanjung Arab.