PRESSCORNER.ID – BERLIN. Jumlah perusahaan yang mengajukan kebangkrutan atau insolvensi di Jerman meningkat ke level tertinggi dalam 13 tahun pada semester I-2026. Kenaikan tersebut terjadi di tengah tanda-tanda awal pemulihan ekonomi di negara dengan perekonomian terbesar di Eropa tersebut.
Berdasarkan data Kantor Statistik Federal Jerman yang dirilis Jumat (11/9/2026), pengadilan setempat mencatat sebanyak 12.812 pengajuan insolvensi perusahaan sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Angka tersebut meningkat 6,7% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sektor transportasi dan pergudangan menjadi bidang usaha yang paling terdampak peningkatan insolvensi.
Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi untuk periode semester I sejak 2013. Pada saat itu, Jerman mencatat sebanyak 13.253 kasus insolvensi perusahaan dalam enam bulan pertama tahun tersebut.
Meski jumlah kasus meningkat, nilai klaim kreditur yang berasal dari perusahaan-perusahaan yang mengalami insolvensi justru turun cukup signifikan.
Pengadilan setempat memperkirakan total klaim kreditur mencapai sekitar 18,5 miliar euro atau sekitar US$21,5 miliar.
Nilai tersebut jauh lebih rendah dibandingkan 28,2 miliar euro yang tercatat pada semester I-2025. Pada tahun lalu, sejumlah perusahaan dengan skala ekonomi yang lebih besar mengalami insolvensi sehingga nilai klaim kreditur lebih tinggi.
Insolvensi Konsumen Jerman Ikut Meningkat
Selain perusahaan, jumlah kasus insolvensi konsumen di Jerman juga mengalami peningkatan meski dalam skala yang lebih terbatas.
Sepanjang Januari-Juni 2026, tercatat 38.932 kasus insolvensi konsumen, naik 2,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan insolvensi tersebut terjadi ketika perekonomian Jerman mulai menunjukkan sejumlah tanda pemulihan.
Ekonomi Jerman baru-baru ini mulai mendapatkan kembali momentumnya. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026 tercatat lebih kuat dibandingkan perkiraan awal.
Di sisi lain, sentimen dunia usaha juga menunjukkan perbaikan. Indikator kepercayaan bisnis meningkat pada Agustus 2026 dan mencapai level tertinggi dalam satu tahun terakhir.











