PRESSCORNER.ID – Elena Rybakina memastikan dirinya akan meninggalkan US Open sebagai petenis nomor satu dunia setelah mengalahkan petenis China Zheng Qinwen pada Rabu (9/9/2026).
Sementara itu, juara US Open 2023 Coco Gauff bangkit dari awal pertandingan yang buruk untuk melaju ke semifinal dan akan menghadapi Rybakina.
Sehari setelah Ben Shelton menyingkirkan juara bertahan Carlos Alcaraz dalam pertandingan yang berakhir paling larut di Flushing Meadows, Alexander Zverev menutup rangkaian pertandingan dengan kemenangan cepat atas Botic van de Zandschulp dengan skor 6-2, 7-5, 6-1.
Unggulan teratas asal Jerman itu selanjutnya akan menghadapi Karen Khachanov. Petenis Rusia tersebut melaju setelah Alexander Blockx mengundurkan diri ketika tertinggal 6-2, 7-5, 3-2.
Dengan Aryna Sabalenka sebagai unggulan pertama, Rybakina unggulan kedua, Jessica Pegula unggulan ketiga, dan Gauff unggulan keempat, untuk pertama kalinya sejak Wimbledon 2009 seluruh empat unggulan teratas putri berhasil mencapai semifinal Grand Slam.
Zheng, yang dikenal kerap melakukan comeback di Flushing Meadows, kehabisan tenaga pada Rabu. Ia kalah 3-6, 6-1, 6-4 setelah Rybakina perlahan membongkar pertahanannya setelah sempat melakukan sejumlah kesalahan pada awal pertandingan di Arthur Ashe Stadium.
“Sulit menemukan kata-kata,” kata Rybakina, yang akan menggusur Sabalenka dari posisi teratas peringkat dunia pada Senin.
“Ini mungkin bukan permainan dengan level tertinggi, tetapi saya senang bisa melewatinya,” ujarnya.
Gauff, favorit publik tuan rumah, kemudian memulai pertandingan dengan buruk sebelum bangkit dan mengalahkan unggulan kelima asal Rusia, Mirra Andreeva, dengan skor 2-6, 7-6(7), 6-2.
Permainan Gauff meningkat drastis seiring berjalannya pertandingan. Ia mengaku mendapat inspirasi dari rekan senegaranya, Frances Tiafoe, yang bangkit dari ketertinggalan dua set pada malam sebelumnya.
Gauff bahkan berhasil menyelamatkan dua match point dalam pertandingan tersebut.
“Elena adalah petenis nomor satu dunia yang baru, jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata Gauff.
“Saya menantikan pertarungan tersebut. Inilah momen-momen yang Anda jalani dalam karier,” lanjutnya.
Zverev Pastikan Semifinal Lebih Cepat
Zverev mengawali kiprahnya di US Open dengan dua pertandingan lima set secara beruntun dan kembali memulai laga dengan lambat ketika menghadapi petenis Belanda Van de Zandschulp.
“Saya pikir Anda bisa melihat pada dua putaran pertama, saya benar-benar tidak bermain dengan baik,” kata Zverev.
“Di turnamen lain, saya mungkin sudah tersingkir pada babak pertama. Tetapi di sini saya bisa berjuang, bermain lima set, bermain selama 4,5 jam. Saya jelas senang bisa berada di semifinal,” ujarnya.
Juara French Open tersebut sempat berada di ambang kehilangan set kedua. Namun, ia mampu bertahan dan setelah itu mendapat sedikit perlawanan untuk memastikan tempat di semifinal US Open untuk ketiga kalinya.
Dengan mengoleksi 23 kemenangan pertandingan Grand Slam sepanjang tahun ini, Zverev melewati rekor petenis Jerman Boris Becker yang mencatat 22 kemenangan pada 1989.
Lawan berikutnya, Khachanov, untuk pertama kalinya sejak 2022 kembali mencapai semifinal di Flushing Meadows.
Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi keduanya untuk mengulang final Olimpiade Tokyo, ketika Zverev berhasil merebut medali emas.











