PRESSCORNER.ID – BEIJING/SINGAPURA. China kembali meningkatkan pembelian kedelai dari Amerika Serikat menjelang rencana kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Washington pada akhir September 2026. Pembelian dalam jumlah besar tersebut menjadi sinyal meningkatnya aktivitas perdagangan komoditas antara kedua negara.
Empat pedagang mengatakan kepada Reuters bahwa China telah membeli sekitar 14 hingga 15 kargo kedelai asal Amerika Serikat sepanjang pekan ini. Total volumenya diperkirakan mencapai sekitar 1 juta metrik ton.
Dengan tambahan pembelian tersebut, total kedelai AS yang telah dibeli China kini mendekati separuh dari komitmen pembelian tahunan sebesar 25 juta ton yang disebut Gedung Putih akan dilakukan Beijing hingga 2028.
Pembelian tersebut dilakukan oleh Sinograin, perusahaan penyimpan cadangan komoditas milik negara China. Berdasarkan informasi dari para pedagang, kargo kedelai tersebut dijadwalkan dikirim dari terminal-terminal di kawasan Gulf, Amerika Serikat, pada periode Desember 2026 hingga Februari 2027.
Sinograin belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters mengenai transaksi tersebut.
Sementara itu, Departemen Pertanian AS (USDA) pada Rabu melaporkan adanya penjualan 340.000 ton kedelai AS ke China. Selain itu, sebanyak 100.000 ton kedelai lainnya dilaporkan terjual ke tujuan yang belum diketahui.











