BeritaInternasional

Korea Selatan Kirim Tim ke Selat Hormuz, Belum Putuskan Pengerahan Pasukan

Avatar photo
11
×

Korea Selatan Kirim Tim ke Selat Hormuz, Belum Putuskan Pengerahan Pasukan

Sebarkan artikel ini
Korea Selatan Kirim Tim ke Selat Hormuz, Belum Putuskan Pengerahan Pasukan


PRESSCORNER.ID – Korea Selatan mengirim tim inspeksi ke kawasan Selat Hormuz untuk menilai kondisi keamanan di jalur pelayaran strategis tersebut.

Namun, pemerintah Seoul belum mengambil keputusan untuk mengerahkan pasukan ke kawasan Teluk.

Melansir Reuters Selasa (8/9/2026), Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan, tim tersebut dikirim untuk mengevaluasi situasi keamanan di Selat Hormuz yang menjadi jalur penting bagi perdagangan minyak global.

Tim Korea Selatan telah berangkat ke Uni Emirat Arab (UEA) pada akhir pekan lalu dan diperkirakan kembali ke negaranya paling cepat pekan ini, menurut kantor berita Yonhap yang mengutip Kementerian Pertahanan.

Langkah tersebut dilakukan setelah kantor kepresidenan Korea Selatan pada Jumat menyatakan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan sejumlah opsi, termasuk langkah militer, untuk mendukung kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur transit utama pasokan minyak dunia. Gangguan terhadap pelayaran di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi distribusi energi global dan meningkatkan risiko kenaikan harga minyak.

Meski demikian, kantor kepresidenan Korea Selatan membantah laporan media yang menyebut pemerintah telah memutuskan pengerahan pasukan ke kawasan tersebut.

Tekanan dari AS

Rencana evaluasi tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump pada Agustus memutuskan mengurangi skala latihan militer bersama AS dan Korea Selatan.

Salah satu faktor yang melatarbelakangi keputusan tersebut adalah penolakan Seoul untuk membantu Washington dalam perang AS-Iran.

Korea Selatan kini menghadapi dilema antara menjaga hubungan keamanan dengan AS dan menghindari keterlibatan langsung dalam konflik di Timur Tengah.

Sementara itu, Iran telah memperingatkan Korea Selatan agar tidak mengambil langkah militer di kawasan Teluk.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran melalui platform X mengatakan, setiap kehadiran militer Korea Selatan atau keterlibatan dalam operasi di Teluk dan Selat Hormuz akan dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap “agresi” AS.

Iran juga memperingatkan bahwa keterlibatan tersebut akan membawa konsekuensi serius.

Dengan demikian, pengiriman tim inspeksi menjadi langkah awal bagi Seoul untuk menilai risiko sebelum menentukan kebijakan lebih lanjut terkait keamanan pelayaran di Selat Hormuz.