BeritaInternasional

Lowongan Kerja Australia Meningkat, Pasar Tenaga Kerja Tetap Tangguh

Avatar photo
6
×

Lowongan Kerja Australia Meningkat, Pasar Tenaga Kerja Tetap Tangguh

Sebarkan artikel ini
Lowongan Kerja Australia Meningkat, Pasar Tenaga Kerja Tetap Tangguh


PRESSCORNER.ID – Jumlah iklan lowongan kerja di Australia kembali meningkat pada Agustus 2026, menunjukkan permintaan tenaga kerja masih cukup kuat meski suku bunga berada pada level tinggi.

Mengutip Reuters, data Australia and New Zealand Banking Group (ANZ) dan situs pencari kerja Indeed menunjukkan jumlah iklan lowongan kerja naik 2,5% secara bulanan pada Agustus.

Kenaikan tersebut melanjutkan pertumbuhan pada Juli sebesar 1,9% sekaligus menjadi peningkatan selama empat bulan berturut-turut.

Secara tahunan, jumlah iklan lowongan kerja meningkat 7,8%. Angkanya juga masih 21,4% di atas rata-rata dalam satu dekade terakhir.

Pasar tenaga kerja Australia tetap menunjukkan ketahanan meski Reserve Bank of Australia (RBA) telah menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali tahun ini hingga mencapai 4,35%.

Pasar kini sepenuhnya memperkirakan kenaikan suku bunga berikutnya pada November karena inflasi masih bertahan tinggi.

Tingkat pengangguran Australia sendiri berada di 4,5%.

Perekrutan Natal Dongkrak Lowongan

Kenaikan iklan lowongan kerja pada Agustus antara lain didorong oleh perekrutan menjelang periode Natal. Lonjakan terutama terlihat pada posisi di sektor ritel dan layanan makanan.

Namun, permintaan tenaga kerja di sektor teknologi mulai melemah. Iklan untuk pekerjaan yang berkaitan dengan pengembangan perangkat lunak, data dan analitik tercatat mengalami penurunan moderat.

Jasmine Zheng, Senior Economist ANZ mengatakan, momentum ekonomi Australia diperkirakan mulai melambat dalam beberapa bulan mendatang seiring tingginya suku bunga yang terus menekan permintaan.

“Kami memperkirakan momentum ekonomi akan melambat dalam beberapa bulan mendatang karena suku bunga yang lebih tinggi terus menahan permintaan,” kata Zheng.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat jumlah iklan lowongan kerja diperkirakan secara bertahap menurun.

Meski demikian, ketahanan pasar tenaga kerja membuat ANZ memperkirakan kenaikan tingkat pengangguran akan berlangsung relatif terbatas.

“Karena ketahanan data ini, kami memperkirakan kenaikan tingkat pengangguran akan berlangsung moderat,” ujarnya.