Presscorner.id – Kurs dollar hari ini terhadap rupiah menjadi perhatian pelaku pasar keuangan, importir, eksportir, hingga masyarakat yang bertransaksi menggunakan mata uang asing. Pada perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026, nilai tukar rupiah diperdagangkan di kisaran Rp17.680–Rp17.723 per dolar Amerika Serikat (AS), dengan pergerakan dipengaruhi sentimen global dan kebijakan moneter domestik.
Pergerakan kurs dollar hari ini dipengaruhi oleh penguatan indeks dolar AS, ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), serta keputusan Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen.
Berapa Kurs Dollar Hari Ini terhadap Rupiah?
Berdasarkan data pasar valuta asing, 1 dolar AS berada di kisaran Rp17.680 hingga Rp17.723 pada perdagangan hari ini. Sementara itu, kurs acuan Bank Indonesia (JISDOR) terakhir tercatat berada di level Rp17.703 per dolar AS.
Perlu diketahui, nilai tukar dapat berbeda antara kurs tengah Bank Indonesia, kurs pasar, maupun kurs jual dan beli yang diterapkan masing-masing bank.
Faktor yang Mempengaruhi Kurs Dollar Hari Ini
Sejumlah faktor memengaruhi pergerakan kurs dollar terhadap rupiah, di antaranya:
- Penguatan indeks dolar AS di pasar global.
- Kebijakan suku bunga The Fed.
- Keputusan Bank Indonesia mengenai BI Rate.
- Arus modal asing ke pasar keuangan Indonesia.
- Kondisi geopolitik dan sentimen ekonomi global.
Analis menilai pergerakan rupiah masih berpotensi berfluktuasi mengikuti perkembangan data ekonomi Amerika Serikat dan respons investor terhadap kebijakan bank sentral.
Dampak Kurs Dollar terhadap Masyarakat
Perubahan kurs dollar hari ini terhadap rupiah memiliki dampak langsung terhadap berbagai sektor ekonomi.
Bagi importir, penguatan dolar dapat meningkatkan biaya pembelian barang dari luar negeri. Sebaliknya, eksportir berpotensi memperoleh keuntungan lebih besar karena pendapatan dalam dolar meningkat ketika dikonversi ke rupiah.
Selain itu, masyarakat yang berencana bepergian ke luar negeri, menabung dalam mata uang asing, atau melakukan pembayaran internasional juga perlu memperhatikan perkembangan nilai tukar setiap hari.
Bank Indonesia Terus Menjaga Stabilitas Rupiah
Bank Indonesia menegaskan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan moneter dan intervensi di pasar valuta asing apabila diperlukan.
BI juga mengimbau pelaku usaha dan masyarakat agar tetap mencermati perkembangan ekonomi global yang dapat memengaruhi pergerakan kurs rupiah dalam jangka pendek maupun menengah.
Dengan dinamika pasar yang masih tinggi, pelaku ekonomi disarankan selalu memantau perkembangan kurs dollar hari ini terhadap rupiah sebelum melakukan transaksi valuta asing.











