BeritaSulawesi SelatanSulsel

21 Agustus Hari Apa? Ini Sejarah Hari Juang Polri 2026

Avatar photo
8
×

21 Agustus Hari Apa? Ini Sejarah Hari Juang Polri 2026

Sebarkan artikel ini
21 Agustus Hari Apa? Ini Sejarah Hari Juang Polri 2026


Penetapan 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri merujuk pada peristiwa Proklamasi Polisi di Surabaya. Polri menetapkan Hari Juang Polri melalui Keputusan Kapolri Nomor KEP/95/I/2024. Keputusan tersebut ditetapkan pada 22 Januari 2024.


Presscorner.id 21 Agustus hari apa? Tanggal 21 Agustus 2026 diperingati sebagai Hari Juang Polri, momentum untuk mengenang perjuangan kepolisian Indonesia pada masa awal kemerdekaan.

Hari Juang Polri berkaitan erat dengan peristiwa Proklamasi Polisi pada 21 Agustus 1945 di Surabaya. Saat itu, Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin memimpin Polisi Istimewa untuk menyatakan kesetiaan kepada Republik Indonesia.

Peringatan Hari Juang Polri berbeda dengan Hari Bhayangkara yang berlangsung setiap 1 Juli. Hari Juang Polri menitikberatkan pada sejarah perjuangan polisi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

21 Agustus Diperingati sebagai Hari Juang Polri

Penetapan 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri merujuk pada peristiwa Proklamasi Polisi di Surabaya.

Polri menetapkan Hari Juang Polri melalui Keputusan Kapolri Nomor KEP/95/I/2024. Keputusan tersebut ditetapkan pada 22 Januari 2024.

Polri kemudian menggelar peringatan pertama Hari Juang Polri pada 21 Agustus 2024 di Surabaya.

Pada 21 Agustus 2026, sejumlah satuan kepolisian kembali menggelar upacara untuk memperingati momentum tersebut. Polresta Palu, misalnya, melaksanakan upacara Hari Juang Polri di halaman markasnya pada Jumat (21/8/2026).

Sejarah Hari Juang Polri dan Proklamasi Polisi

Sejarah Hari Juang Polri bermula beberapa hari setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Di Surabaya, Polisi Istimewa berada di bawah kepemimpinan Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin. Ia kemudian mengumpulkan anggota untuk membahas kedudukan kepolisian setelah Indonesia merdeka.

Dari pertemuan tersebut lahir sikap untuk menyatakan kesetiaan kepada Republik Indonesia.

Pada 21 Agustus 1945, Moehammad Jasin membacakan Proklamasi Polisi di hadapan anggota Polisi Istimewa Surabaya. Peristiwa tersebut kemudian menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan kepolisian Indonesia.

Siapa Moehammad Jasin?

Moehammad Jasin merupakan tokoh penting dalam sejarah kepolisian Indonesia. Ia memimpin Polisi Istimewa Surabaya pada masa awal kemerdekaan.

Perannya dalam Proklamasi Polisi pada 21 Agustus 1945 membuat namanya memiliki tempat penting dalam sejarah perjuangan Polri.

Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi keamanan. Polisi juga mengambil bagian dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada masa awal berdirinya Republik.

Polri kemudian mengenang peristiwa tersebut melalui peringatan Hari Juang Polri setiap 21 Agustus.

Apa Makna Hari Juang Polri?

Hari Juang Polri menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan pengabdian para anggota kepolisian pada masa awal kemerdekaan.

Peringatan ini juga menjadi kesempatan bagi institusi Polri untuk memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Makna tersebut membuat Hari Juang Polri tidak hanya berkaitan dengan sejarah. Momentum ini juga menjadi pengingat mengenai tanggung jawab kepolisian dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hari Juang Polri Berbeda dengan Hari Bhayangkara

Masyarakat perlu membedakan Hari Juang Polri dan Hari Bhayangkara.

Hari Juang Polri diperingati setiap 21 Agustus untuk mengenang Proklamasi Polisi pada 21 Agustus 1945.

Sementara itu, Hari Bhayangkara diperingati setiap 1 Juli dan memiliki sejarah penetapan yang berbeda.

Dengan demikian, 21 Agustus bukan Hari Bhayangkara. Tanggal tersebut merupakan momentum khusus untuk mengenang sejarah perjuangan Polri setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

21 Agustus Hari Apa? Ini Jawabannya

Jadi, 21 Agustus 2026 diperingati sebagai Hari Juang Polri.

Peringatan tersebut berakar pada keberanian Polisi Istimewa Surabaya di bawah pimpinan Moehammad Jasin yang menyatakan kesetiaan kepada Republik Indonesia melalui Proklamasi Polisi pada 21 Agustus 1945.

Lebih dari sekadar peringatan tahunan, Hari Juang Polri menjadi pengingat bahwa sejarah kepolisian Indonesia juga memiliki bagian penting dalam perjalanan mempertahankan kemerdekaan. (*)

Catatan Redaksi: Artikel ini memuat informasi sejarah berdasarkan sumber yang telah dihimpun dan diverifikasi redaksi. Jika terdapat kekeliruan dalam penulisan data, nama, tanggal, maupun informasi sejarah, Presscorner.id akan melakukan koreksi dan pembaruan sesuai hasil verifikasi serta sumber yang lebih akurat.