Presscorner.id – Warga Bogor dibuat geger setelah seorang emak-emak menemukan dua ekor king kobra di sekitar permukiman. Peristiwa yang viral di media sosial itu kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap keberadaan ular berbisa di lingkungan tempat tinggal.
Meski belum diketahui secara pasti bagaimana kedua ular tersebut bisa berada di lokasi tersebut, kemunculan king kobra di dekat permukiman menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu mengetahui karakter ular berbisa ini serta langkah yang tepat apabila menemukannya.
Seberapa Berbahaya King Kobra?
King kobra (Ophiophagus hannah) merupakan ular berbisa terpanjang di dunia. Panjang tubuhnya dapat mencapai lebih dari 5 meter, jauh lebih besar dibanding sebagian besar spesies kobra lainnya.
Bisa king kobra mengandung racun neurotoksin yang menyerang sistem saraf. Dalam jumlah besar, racun tersebut dapat menyebabkan kelumpuhan, gangguan pernapasan, hingga berakibat fatal apabila korban tidak segera mendapatkan penanganan medis.
Meski demikian, king kobra dikenal tidak agresif terhadap manusia. Ular ini umumnya hanya menyerang ketika merasa terancam atau saat mempertahankan diri.
Mengapa King Kobra Bisa Masuk Permukiman?
Menurut para ahli satwa liar, ada beberapa faktor yang membuat ular memasuki kawasan permukiman, antara lain:
- Habitat alami yang terganggu akibat alih fungsi lahan.
- Ketersediaan mangsa seperti tikus dan ular lain di sekitar rumah.
- Cuaca panas atau hujan yang membuat ular mencari tempat berlindung.
- Lingkungan yang dipenuhi semak, tumpukan barang, atau saluran air yang menjadi tempat persembunyian.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Bertemu King Kobra?
Apabila menemukan king kobra atau ular berbisa lainnya, masyarakat disarankan untuk:
- Tidak mendekati atau mencoba menangkap ular sendiri.
- Menjaga jarak aman dan mengawasi keberadaan ular dari kejauhan.
- Menjauhkan anak-anak serta hewan peliharaan dari lokasi.
- Segera menghubungi petugas pemadam kebakaran, BPBD, BKSDA, atau komunitas penyelamat reptil yang berwenang untuk melakukan evakuasi.
Menggunakan alat seadanya untuk mengusir atau membunuh ular justru dapat meningkatkan risiko serangan.
Benarkah King Kobra Hidup di Indonesia?
Ya. King kobra merupakan salah satu satwa asli Asia yang juga dapat ditemukan di Indonesia, termasuk di beberapa kawasan hutan di Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan wilayah lainnya yang masih memiliki habitat sesuai.
Karena itu, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan atau lahan yang berbatasan dengan habitat alami satwa liar perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan atau ketika aktivitas ular meningkat.
Peristiwa penemuan dua king kobra di Bogor menjadi pengingat penting bahwa interaksi antara manusia dan satwa liar dapat terjadi kapan saja. Edukasi mengenai cara mengenali ular berbisa dan langkah penanganan yang benar menjadi kunci untuk mencegah jatuhnya korban.
Catatan Redaksi: Jika artikel ini mengacu pada kejadian yang sedang viral, lengkapi dengan sumber resmi (misalnya Damkar Bogor, BPBD, BKSDA, atau Kepolisian) untuk kronologi dan lokasi penemuan. Sementara itu, bagian edukasi mengenai king kobra dapat dipertahankan sebagai konten evergreen yang tetap relevan setelah tren berita mereda.











