Gaya Hidup

Piala Dunia: Scaloni Hadapi Dilema Lini Depan Argentina Jelang Laga Kontra Austria

Avatar photo
8
×

Piala Dunia: Scaloni Hadapi Dilema Lini Depan Argentina Jelang Laga Kontra Austria

Sebarkan artikel ini
Piala Dunia: Scaloni Hadapi Dilema Lini Depan Argentina Jelang Laga Kontra Austria


PRESSCORNER.ID – Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, menghadapi dilema dalam menentukan susunan pemain setelah juara bertahan itu membuka kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Aljazair.

Persaingan memperebutkan posisi penyerang utama kembali mengemuka antara Lautaro Martinez dan Julian Alvarez menjelang laga kedua Grup J melawan Austria pada Senin mendatang.

Para pemain inti Argentina kembali menjalani latihan di lapangan pada Kamis (18/6/2026), setelah sehari sebelumnya hanya melakukan pemulihan di pusat kebugaran.


Dalam laga pembuka melawan Aljazair, Lautaro Martinez dipercaya menjadi starter sebelum digantikan Alvarez pada menit ke-55.


Sebelum turnamen dimulai, Alvarez sebenarnya merupakan pilihan utama di lini depan.


Namun, Scaloni memutuskan menurunkan Martinez sejak awal, mengingatkan pada skenario Piala Dunia 2022 di Qatar ketika striker Inter Milan itu menjadi pilihan utama pada awal turnamen sebelum akhirnya posisinya diambil Alvarez mulai pertandingan ketiga.


Scaloni sebelumnya memastikan bahwa Alvarez, yang kini memperkuat Atletico Madrid, telah pulih dari cedera pergelangan kaki dan siap dimainkan.


Usai kemenangan atas Aljazair, Scaloni memberikan apresiasi terhadap kontribusi Martinez.


“Pelatih selalu harus membuat keputusan, siapa yang bermain, siapa yang tidak, siapa yang masuk dan keluar. Semua pemain tentu ingin bermain, tetapi membangun tim membutuhkan 11 pemain yang bisa membuat tim berfungsi dengan ideal,” ujar Scaloni kepada wartawan.


Sejumlah media Argentina yang mengikuti sesi latihan pada Kamis memperkirakan Scaloni akan memberikan kesempatan kepada Alvarez sebagai starter saat menghadapi Austria.


Mantan kiper Boca Juniors Carlos Navarro Montoya menilai, persaingan antara kedua striker tersebut justru menjadi kemewahan bagi Argentina.


“Ini adalah dilema yang menyenangkan dan persaingan yang sehat. Sulit memilih karena keduanya memiliki kualitas luar biasa,” kata Navarro Montoya kepada Reuters.


Menurutnya, Martinez merupakan penyelesai akhir yang tajam dan lebih berperan sebagai penyerang kotak penalti.


Sementara Alvarez tidak hanya efektif mencetak gol, tetapi juga lebih aktif membantu permainan di luar kotak penalti serta memiliki intensitas tinggi saat melakukan tekanan terhadap lawan.


Selain lini depan, Scaloni juga masih menghadapi tanda tanya di sektor pertahanan. Pos bek kanan masih diperebutkan antara Gonzalo Montiel dan Nahuel Molina.


Montiel tampil sebagai starter saat melawan Aljazair, sementara Molina masuk menggantikannya pada awal babak kedua.


Di sisi kiri pertahanan, kondisi Nicolas Tagliafico juga masih dipantau setelah mengalami cedera betis. Pada laga pembuka, posisinya diisi oleh Facundo Medina.


Federasi Sepak Bola Argentina menyatakan Tagliafico sudah kembali berlatih di lapangan dan menunjukkan perkembangan positif, meski belum dipastikan bisa tampil sebagai starter saat menghadapi Austria.


Kemenangan atas Aljazair menempatkan Argentina dalam posisi yang baik untuk melangkah ke fase gugur. Namun, keputusan Scaloni dalam menentukan susunan pemain inti akan menjadi sorotan utama menjelang pertandingan berikutnya.