PRESSCORNER.ID – WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan keras terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Trump menilai Teheran telah terlalu lama menunda proses negosiasi sehingga kini harus menghadapi konsekuensinya.
Melalui unggahan di media sosial pada Rabu (10/6/2026), Trump mengatakan Iran gagal memanfaatkan kesempatan untuk mencapai kesepakatan yang menurutnya akan menguntungkan negara tersebut.
“Iran hanya banyak bicara tanpa tindakan. Mereka telah terlalu lama menunda negosiasi untuk mencapai sebuah kesepakatan yang sebenarnya akan sangat baik bagi mereka. Sekarang mereka harus membayar harganya!!!” tulis Trump.
Pernyataan itu disampaikan setelah Iran dan Amerika Serikat saling melancarkan serangan di kawasan tersebut, meskipun upaya diplomatik untuk melanjutkan perundingan masih dilaporkan terus berlangsung.
Di sisi lain, seorang pejabat yang mengetahui perkembangan situasi mengatakan bahwa para negosiator Qatar melakukan perjalanan ke Teheran pada Rabu pagi guna mengupayakan penyelesaian sebuah kesepakatan. Langkah tersebut dilakukan setelah adanya konsultasi dengan pemerintah Amerika Serikat.
Misi diplomatik tersebut menunjukkan bahwa jalur negosiasi masih terbuka di tengah meningkatnya eskalasi konflik dan ketegangan militer antara kedua negara.
Hingga berita ini ditulis, pihak Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Trump di media sosial maupun mengenai laporan perjalanan dan konsultasi yang dilakukan para negosiator Qatar tersebut.











