Gaya Hidup

Cristiano Ronaldo Bidik Piala Dunia Keenam, Masih Kejar Mimpi yang Belum Tuntas

Avatar photo
9
×

Cristiano Ronaldo Bidik Piala Dunia Keenam, Masih Kejar Mimpi yang Belum Tuntas

Sebarkan artikel ini
Cristiano Ronaldo Bidik Piala Dunia Keenam, Masih Kejar Mimpi yang Belum Tuntas


PRESSCORNER.ID – Megabintang Portugal Cristiano Ronaldo bersiap mencatat sejarah dengan tampil di Piala Dunia keenam sepanjang kariernya pada edisi 2026.

Melansir Reuters Selasa (2/6/2026), jika terwujud, pencapaian tersebut akan menjadi rekor luar biasa bagi pemain yang kini berusia 41 tahun.

Perjalanan Ronaldo di Piala Dunia dimulai pada 2006 di Jerman dan berlanjut di Afrika Selatan 2010, Brasil 2014, Rusia 2018, Qatar 2022, hingga kini berpeluang tampil di Piala Dunia 2026.


Namun, di antara berbagai trofi dan rekor yang telah diraihnya, gelar juara dunia masih menjadi satu-satunya pencapaian besar yang belum berhasil ia dapatkan.


Hanya Lionel Messi yang berpotensi menyamai catatan Ronaldo dengan enam kali tampil di Piala Dunia.


Rivalitas keduanya telah mewarnai sepak bola modern selama hampir dua dekade, mulai dari persaingan di level klub hingga perebutan penghargaan individu.


Messi saat ini mengoleksi delapan Ballon d’Or, sementara Ronaldo memiliki lima. Meski usia mereka tak lagi muda, keduanya masih berusaha menambah bab baru dalam karier yang sudah penuh prestasi.



Mimpi Juara Dunia yang Belum Terwujud


Penampilan terbaik Ronaldo di Piala Dunia terjadi pada 2006 ketika Portugal mencapai semifinal sebelum disingkirkan Prancis.


Setelah itu, perjalanan Portugal di turnamen terbesar sepak bola dunia tidak selalu mulus.


Portugal dua kali tersingkir di babak 16 besar, sekali terhenti di perempat final, dan pernah gagal lolos dari fase grup pada Piala Dunia 2014 di Brasil.


Pada Piala Dunia 2026, Portugal tergabung di Grup K bersama tim debutan Uzbekistan, Republik Demokratik Kongo, dan Kolombia.


Sepanjang lima edisi Piala Dunia, Ronaldo telah memainkan 22 pertandingan dan mencetak delapan gol.


Catatan tersebut tergolong impresif bagi sebagian besar pemain, namun dianggap belum mencerminkan produktivitas luar biasanya di level klub.



Bangkit Setelah Qatar 2022


Piala Dunia Qatar 2022 sempat diperkirakan menjadi penampilan terakhir Ronaldo di ajang tersebut.


Saat itu, ia datang di tengah gejolak setelah berpisah dengan Manchester United dan bahkan kehilangan tempat sebagai starter di fase gugur di bawah pelatih Fernando Santos.


Namun, Ronaldo kembali menjadi bagian penting Portugal setelah kedatangan pelatih Roberto Martinez.


Kini Portugal memiliki generasi pemain bertalenta seperti Vitinha, Joao Neves, Bruno Fernandes, dan Nuno Mendes. Meski demikian, Ronaldo tetap menjadi sosok sentral dalam tim.


Setelah tersingkir di perempat final Euro 2024, Portugal bangkit dengan menjuarai UEFA Nations League setelah mengalahkan juara Eropa, Spanyol.


Tim berjuluk Selecao das Quinas itu pun datang ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi.


Martinez menilai Ronaldo masih memiliki peran besar. Di bawah arahannya, sang kapten mencetak 25 gol dalam 30 pertandingan, rasio terbaik dibandingkan masa-masa sebelumnya bersama tim nasional.


“Dia sangat bagus dalam pergerakan tanpa bola, membuka ruang, dan memecah konsentrasi lini pertahanan lawan,” kata Martinez kepada Reuters pada Mei lalu.


Menurutnya, Ronaldo masih memiliki motivasi layaknya pemain yang belum pernah memenangkan trofi besar.


“Bahkan setelah memenangkan segalanya, dia masih memiliki rasa lapar seperti seseorang yang belum pernah meraih gelar,” ujar Martinez.



Tarian Terakhir?


Piala Dunia 2026 bisa menjadi kesempatan terakhir Ronaldo untuk mewujudkan impian mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.


Namun, sepanjang kariernya, Ronaldo telah berkali-kali membuktikan bahwa dirinya mampu melampaui ekspektasi dan menunda batas usia yang dianggap menghalangi atlet profesional.


Karena itu, meski banyak yang menyebut Piala Dunia 2026 sebagai “tarian terakhir” Ronaldo di panggung dunia, sejarah menunjukkan bahwa sang megabintang selalu mampu menghadirkan kejutan.