BeritaInternasional

Produksi Industri Jepang Turun pada Maret 2026, Tertekan Penurunan Output Kimia

Avatar photo
5
×

Produksi Industri Jepang Turun pada Maret 2026, Tertekan Penurunan Output Kimia

Sebarkan artikel ini
Produksi Industri Jepang Turun pada Maret 2026, Tertekan Penurunan Output Kimia


PRESSCORNER.ID – Produksi industri Jepang secara tak terduga mengalami penurunan pada Maret 2026 dibandingkan bulan sebelumnya, dipicu melemahnya output sektor kimia dan bahan bakar di tengah gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Melansir Reuters mengutip data pemerintah yang dirilis Kamis (30/4/2026) menunjukkan produksi industri turun 0,5% secara bulanan.

Penurunan ini menandai kontraksi dua bulan berturut-turut dan berada di bawah ekspektasi pasar yang sebelumnya memperkirakan kenaikan sebesar 1,1%.

Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI) menyebut, produk berbasis minyak menjadi penyumbang utama penurunan. Produksi polietilena anjlok 27%, sementara polipropilena turun 15% sepanjang Maret.

Meski demikian, Jepang masih memiliki cadangan sekitar 1,8 bulan untuk produk kimia antara tersebut, sehingga dampaknya terhadap distribusi ke sektor hilir sejauh ini masih dapat ditekan.

Selain itu, produksi bahan bakar domestik juga mengalami penurunan secara luas. Output bensin turun 7,3%, sedangkan produksi solar merosot 14,3% pada periode yang sama.

Ketergantungan Jepang terhadap pasokan minyak dari Timur Tengah menjadi faktor kunci.

Sekitar 95% kebutuhan minyak mentah negara tersebut berasal dari kawasan tersebut, dengan sebagian besar pengiriman melewati Selat Hormuz, jalur vital yang kini terganggu akibat konflik geopolitik.

METI juga mencatat, pelaku industri memperkirakan tren penurunan masih berlanjut pada April, dengan estimasi output kembali turun 0,7% setelah penyesuaian musiman.