Internasional

Negosiator AS Berangkat ke Islamabad, Iran Menyatakan Tak Ada Perundingan Langsung

Avatar photo
6
×

Negosiator AS Berangkat ke Islamabad, Iran Menyatakan Tak Ada Perundingan Langsung

Sebarkan artikel ini
Negosiator AS Berangkat ke Islamabad, Iran Menyatakan Tak Ada Perundingan Langsung


PRESSCORNER.ID – ISLAMABAD. Negosiator AS dijadwalkan berangkat ke Pakistan pada Sabtu (25/4/2026), tetapi Iran mengatakan para pejabatnya tidak berencana untuk bertemu dengan Amerika untuk membahas pengakhiran perang yang telah menewaskan ribuan orang dan mengguncang pasar global.

Mengutip Reuters, Sabtu (25/4/2026), Gedung Putih menyatakan, utusan khusus Presiden Donald Trump, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, dijadwalkan berangkat pada Sabtu pagi untuk melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan kepada wartawan bahwa Iran memiliki kesempatan untuk membuat “kesepakatan yang baik” dengan Amerika Serikat.

“Iran tahu bahwa mereka masih memiliki kesempatan untuk memilih dengan bijak,” katanya. “Yang harus mereka lakukan hanyalah meninggalkan senjata nuklir dengan cara yang bermakna dan dapat diverifikasi.”

Trump Mengklaim Iran Berencana Memberikan Penawaran

Araqchi tiba di ibu kota, Islamabad, pada hari Jumat. Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran memposting di X bahwa para pejabat Iran “tidak berencana untuk bertemu dengan perwakilan AS dan bahwa kekhawatiran Teheran akan disampaikan kepada mediator Pakistan.”

Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan Iran tersebut.

Washington dan Teheran berada dalam kebuntuan karena Iran sebagian besar telah menutup Selat Hormuz, yang biasanya mengangkut seperlima pengiriman minyak global, sementara AS memblokir ekspor minyak Iran. 

Konflik yang memasuki minggu kesembilan ini telah mendorong harga energi ke level tertinggi dalam beberapa tahun, memicu inflasi dan memperburuk prospek pertumbuhan global.

Trump mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat bahwa Iran berencana untuk mengajukan tawaran yang bertujuan untuk memenuhi tuntutan AS tetapi dia tidak tahu apa isi tawaran tersebut. Dia menolak untuk mengatakan dengan siapa Washington bernegosiasi, tetapi kami berurusan dengan orang-orang yang bertanggung jawab sekarang.

Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan AS telah melihat beberapa kemajuan dari pihak Iran dalam beberapa hari terakhir dan berharap lebih banyak lagi yang akan terjadi akhir pekan ini, sementara Wakil Presiden JD Vance juga siap untuk melakukan perjalanan ke Pakistan.

Vance, Witkoff, Kushner, dan Araqchi, serta ketua parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, ikut serta dalam pembicaraan yang tidak menghasilkan kesimpulan di Islamabad dua minggu lalu.

Araqchi, yang mengunggah di X bahwa ia juga akan mengunjungi Pakistan, Oman, dan Rusia, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar pada hari Jumat di Hotel Serena, tempat pembicaraan sebelumnya diadakan, sementara tim logistik dan keamanan AS berada di Islamabad, kata sumber Pakistan.

Gencatan Senjata Berlaku, Sedikit Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Trump secara sepihak memperpanjang gencatan senjata selama dua minggu pada hari Selasa untuk memberikan lebih banyak waktu bagi para negosiator untuk berkumpul kembali.

Harga minyak melonjak minggu ini, dengan harga minyak mentah Brent naik 16%, karena ketidakpastian atas nasib perundingan perdamaian dan karena kekerasan meningkat di wilayah tersebut.

Data pengiriman pada hari Jumat menunjukkan bahwa lima kapal telah melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam sebelumnya, dibandingkan dengan sekitar 130 kapal sehari sebelum perang yang dilancarkan AS dan Israel pada 28 Februari. 

Kapal-kapal tersebut termasuk kapal tanker produk minyak Iran tetapi tidak ada kapal tanker super besar pengangkut minyak mentah yang biasanya memasok pasar energi global.

Pada hari Kamis, Israel dan Lebanon memperpanjang gencatan senjata mereka selama tiga minggu dalam pertemuan di Gedung Putih yang dimediasi oleh Trump, tetapi belum ada tanda-tanda berakhirnya pertempuran di Lebanon selatan.

Israel menginvasi negara tetangganya di utara bulan lalu untuk membasmi sekutu Iran, Hizbullah, setelah kelompok militan itu menembaki perbatasan. Teheran mengatakan gencatan senjata di sana adalah prasyarat untuk pembicaraan.

Otoritas Lebanon melaporkan enam orang tewas akibat serangan Israel dan Hizbullah menembak jatuh sebuah drone Israel. Militer Israel mengatakan telah membunuh enam anggota Hizbullah bersenjata di Lebanon selatan.