PRESSCORNER.ID – Setiap HP Android memiliki masa dukungan software yang berbeda. Produsen biasanya memberikan pembaruan sistem operasi dan security update selama beberapa tahun setelah perangkat diluncurkan.
Setelah periode tersebut berakhir, HP dapat mencapai End of Life (EOL) atau akhir masa dukungan software.
Mengetahui sisa umur dukungan HP penting dilakukan, terutama bagi pengguna yang ingin memastikan perangkatnya masih mendapatkan pembaruan keamanan.
Cara cek sisa umur Perangkat Android
Melansir laman LifeWire, berikut cara mengecek model perangkat, masa dukungan software, hingga status pembaruan keamanan HP Android.
1. Cek Model Perangkat
Langkah pertama adalah mengetahui nama dan model lengkap HP yang digunakan.
- Buka Pengaturan (Settings).
- Pilih menu Tentang Ponsel (About Phone) atau Tentang Perangkat.
- Cari informasi Nama Model atau Model Perangkat.
- Catat model HP secara lengkap.
Sebagai contoh, model perangkat dapat berupa Samsung Galaxy A55, Google Pixel 9 Pro, atau perangkat Android lainnya.
Informasi model diperlukan karena setiap seri HP dapat memiliki periode dukungan software yang berbeda, meskipun berasal dari produsen yang sama.
2. Cek Masa Dukungan Software
Setelah mengetahui model perangkat, pengguna dapat mencari informasi mengenai masa dukungan software HP tersebut.
Salah satu caranya adalah menggunakan situs pelacak masa dukungan perangkat seperti endoflife.date. Pengguna juga dapat mengecek informasi langsung melalui situs resmi produsen HP.
Pencarian melalui mesin pencari dapat dilakukan dengan kata kunci: [Nama HP] end of life atau [Nama HP] software update support
Informasi yang perlu diperhatikan antara lain:
- Versi Android terakhir yang didukung.
- Lama pemberian pembaruan keamanan.
- Jadwal pembaruan sistem operasi.
- Tanggal berakhirnya dukungan atau End of Life (EOL).
Tanggal EOL menjadi informasi penting karena menunjukkan kapan produsen berhenti memberikan dukungan software untuk perangkat tersebut.
3. Cek Security Patch Terakhir
Selain mencari tanggal EOL, pengguna dapat melihat kapan HP terakhir kali menerima pembaruan keamanan. Caranya dapat dilakukan melalui menu: Pengaturan → Tentang Ponsel → Versi Android → Level Patch Keamanan Android
Pada beberapa merek, menu tersebut dapat ditemukan melalui: Pengaturan → Keamanan & Privasi → Pembaruan Sistem
Nama dan lokasi menu dapat berbeda tergantung merek HP dan versi Android yang digunakan. Periksa tanggal yang tercantum pada bagian Android Security Update atau Level Patch Keamanan Android.
Saat tanggal pembaruan keamanan sudah cukup lama, pengguna sebaiknya mengecek apakah perangkat masih masuk dalam periode dukungan resmi.
Perlu diperhatikan bahwa security patch yang sudah lama tidak otomatis berarti HP telah mencapai EOL. Jadwal pembaruan dapat berbeda berdasarkan merek, model, wilayah, operator, dan kebijakan produsen.
4. Bandingkan dengan Tanggal End of Life
Setelah mendapatkan informasi tanggal akhir dukungan, pengguna dapat menghitung perkiraan sisa masa dukungan HP.
Sebagai contoh, sebuah HP mendapatkan security update sampai September 2028. Jika pengguna melakukan pengecekan pada September 2026, perangkat tersebut secara teori masih memiliki sekitar dua tahun masa dukungan keamanan.
Namun, perhitungan tersebut sebaiknya tetap mengacu pada informasi resmi produsen karena jadwal pembaruan dapat berubah.
Perbedaan Umur HP dan Umur Dukungan Software
Istilah “umur HP” tidak selalu berarti usia fisik perangkat. Ada beberapa aspek yang perlu dibedakan.
| Istilah | Pengertian |
|---|---|
| Umur perangkat | Lama waktu sejak HP digunakan atau diluncurkan |
| Android OS support | Periode ketika HP mendapatkan pembaruan versi Android |
| Security update support | Periode ketika HP mendapatkan pembaruan keamanan |
| End of Life (EOL) | Berakhirnya dukungan software resmi untuk perangkat |
| Umur hardware | Kondisi komponen fisik seperti baterai, layar, kamera, dan penyimpanan |
HP yang sudah tidak mendapatkan versi Android terbaru belum tentu langsung tidak dapat digunakan. Begitu pula perangkat yang telah mencapai EOL masih dapat menyala dan digunakan untuk berbagai aktivitas.
Namun, setelah dukungan keamanan berakhir, perangkat tidak lagi mendapatkan patch keamanan resmi dari produsennya.
Karena itu, pengguna perlu mempertimbangkan kondisi tersebut ketika menentukan apakah perangkat masih layak digunakan dalam jangka panjang.











