BeritaInternasional

Baru Tiga Minggu Jadi CEO, John Ternus Sukses Bawa Saham Apple Cetak Rekor

Avatar photo
5
×

Baru Tiga Minggu Jadi CEO, John Ternus Sukses Bawa Saham Apple Cetak Rekor

Sebarkan artikel ini
Baru Tiga Minggu Jadi CEO, John Ternus Sukses Bawa Saham Apple Cetak Rekor


PRESSCORNER.ID – Saham Apple mencetak rekor tertinggi sepanjang masa hanya sekitar tiga pekan setelah John Ternus resmi mengambil alih posisi CEO dari Tim Cook.

Saham Apple (AAPL) sempat menyentuh US$345,34 per saham atau sekitar sekitar Rp6,15 juta pada Selasa, 22 September 2026, sesaat setelah perdagangan di bursa Amerika Serikat dibuka.

Mengutip Reuters, level tersebut menjadi rekor intraday baru dan melampaui rekor sebelumnya sebesar US$344,57 yang dicapai pada 29 Juli 2026.

Dengan pencapaian tersebut, saham Apple kembali berada di level tertinggi setelah sempat mengalami tekanan dalam beberapa bulan sebelumnya.

Saham Apple Sempat Turun 10%

Sebelum Ternus mengambil alih, Apple sebenarnya telah berada pada level valuasi yang sangat tinggi.

Namun, hasil kuartalan terakhir perusahaan membuat saham Apple turun sekitar 10%. Pada hari Cook menyerahkan kepemimpinan kepada Ternus, saham Apple ditutup di US$316,85 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$4,68 triliun.

Setelah Ternus resmi menjadi CEO, saham Apple juga sempat turun hingga sekitar 3% menjelang acara “Surprise and Shine” pada 9 September 2026.

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa debut Ternus sebagai CEO datang pada periode penting bagi Apple.

Investor menaruh perhatian pada kemampuan Apple menghadirkan inovasi perangkat keras sekaligus mengejar ketertinggalan perusahaan dalam persaingan kecerdasan buatan atau AI.

Pergantian Tim Cook ke John Ternus

John Ternus

© Foto oleh Apple

Kenaikan saham Apple juga berlangsung beberapa pekan setelah pergantian CEO.

John Ternus resmi menggantikan Tim Cook sebagai CEO Apple pada 1 September 2026, sementara Cook beralih menjadi Executive Chairman.

Apple sebelumnya mengumumkan penunjukan Ternus sebagai CEO pada April 2026.

Ternus merupakan veteran Apple yang bergabung dengan perusahaan pada 2001 dan kemudian memimpin divisi hardware engineering.

Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi salah satu perhatian investor karena Ternus mengambil alih Apple ketika perusahaan menghadapi persaingan yang semakin ketat dalam pengembangan AI.

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa Cook meninggalkan posisi CEO setelah membawa nilai perusahaan dari sekitar US$350 miliar menjadi sekitar US$4,5 triliun.

Ternus kini bertugas melanjutkan strategi Apple sekaligus menghadapi persaingan teknologi AI yang semakin intensif.