PRESSCORNER.ID – PT Denka Pratama membidik dua segmen utama untuk memasarkan kacamata pintar Rokid di Indonesia, yakni kalangan profesional dan pengguna yang mementingkan gaya hidup (lifestyle) yang gemar mengadopsi teknologi baru.
Head Department Marketing Communication PT Denka Pratama, Ricky Cahyadi Halim mengatakan, segmen profesional menjadi sasaran karena kacamata Rokid yang berbasis artificial intelligence (AI) dirancang untuk membantu meningkatkan produktivitas sehari-hari, terutama bagi pekerja yang memiliki mobilitas tinggi.
“Target pasar Rokid ada dua, yaitu profesional dan lifestyle. Untuk profesional, tujuannya meningkatkan produktivitas sehari-hari, misalnya untuk bekerja, menerima telepon, membuat catatan (taking notes), hingga menggunakan fitur prompting,” ujarnya, Kamis (6/8).
Selain itu, Rokid Glasses juga dilengkapi fitur kamera untuk foto dan video, serta penerjemah berbasis AI yang mendukung hingga 89 bahasa. Pengguna dapat memanfaatkan fitur one-way translation maupun two-way translation untuk berkomunikasi dengan penutur bahasa asing, seperti Mandarin, Jepang, Korea, hingga Arab.
Sementara itu, segmen lifestyle menyasar pengguna yang menyukai teknologi dan hiburan. Menurut Ricky, perangkat ini dapat dimanfaatkan saat bepergian untuk membantu navigasi, peta, hingga menerjemahkan percakapan secara langsung.
“Orang yang menikmati teknologi dan entertainment juga bisa memakai Rokid saat jalan-jalan karena bisa membantu menerjemahkan, navigasi, map, dan berbagai kebutuhan lainnya,” katanya.
Di sisi lain, PT Denka Pratama juga menghadirkan Rokid Glasses Neo yang lebih difokuskan untuk kebutuhan lifestyle. Berbeda dengan Rokid Glasses yang memiliki layar (display), Rokid Glasses Neo tidak dibekali layar, tetapi menawarkan opsi personalisasi, mulai dari pilihan warna hingga lensa.
Rokid Glasses dibanderol sekitar Rp 11,999 juta, sedangkan Rokid Glasses Neo dipasarkan sekitar Rp 7,7 juta. Keduanya telah tersedia melalui jaringan dealer resmi dan berbagai marketplace. Selama pameran berlangsung, perusahaan juga memberikan potongan harga hingga Rp1,5 juta serta bonus prescription frame bagi pengguna yang membutuhkan lensa minus, plus, maupun progresif melalui kerja sama dengan DrSpecs.











